Kolaborasi dan Konsinyasi: Titip jual dan kerja sama barang kulit tanpa rugi diam-diam

· Bookbinding & Leather Art Book 19 · PT Hibrkraft Kreasi Indonesia
Ebook
69
Pages

About this ebook

Dalam konsinyasi, barang dijual atas risiko penitip, kepemilikan tetap di tanganmu sampai barang itu benar-benar laku ke pembeli akhir, dan uang baru masuk setelah itu.


Aku pernah menitipkan belasan barang di sebuah toko tanpa catatan rapi. Setengah tahun kemudian cuma separuh yang bisa dipertanggungjawabkan: sebagian rusak, sebagian katanya hilang. Aku tidak bisa menagih karena tidak punya bukti. Bukan karena pemilik tokonya jahat, tapi karena aku sendiri yang tidak menyiapkan buktinya sejak awal. Cerita ini bukan cerita unik; ini cerita tiap perajin yang pernah senang ditawari titip jual tanpa cek dulu angkanya.


Beda reseller dan konsinyasi ada di kapan uang masuk: reseller bayar di depan dan barang jadi miliknya, konsinyasi tidak. Potongan toko untuk titip jual barang kulit handmade di Indonesia umumnya berkisar dua puluh sampai empat puluh persen dari harga jual. Kalau modal plus upah kerja belum dihitung sebelum terima tawaran, sisa yang masuk ke perajin bisa lebih kecil dari biaya bikinnya. Kolaborasi dua perajin punya risiko berbeda lagi: ide bisa diambil, peran bisa kabur, dan mengakhirinya tanpa berantakan butuh kesepakatan yang harusnya sudah ada sejak hari pertama.


Sejak kejadian toko itu, tiap barang yang keluar dari bengkel aku catat dengan enam kolom di dua salinan yang ditandatangani saat serah terima. Buku ini adalah versi tertulis dari catatan itu: hitungan bagi hasil yang wajar, syarat pembayaran yang bisa ditagih, format catatan barang per titik, dan cara mengakhiri kerja sama tanpa adu mulut.


Buat yang mencari panduan konsinyasi, bagi hasil titip jual, perjanjian reseller kulit, kolaborasi perajin, atau cara mencatat barang titipan handmade: aku nulis ini dari bengkel, bukan dari ruang konsultasi.



Dalam konsinyasi, barang dijual atas risiko penitip, kepemilikan tetap di tanganmu sampai barang itu benar-benar laku ke pembeli akhir, dan uang baru masuk setelah itu. Aku pernah menitipkan belasan barang di sebuah toko tanpa catatan rapi. Setengah tahun kemudian cuma separuh yang bisa dipertan...

Discover more

About the author

Ibrahim Anwar, dikenal sebagai Hibranwar. Praktisi yang menjalankan tiga bisnis di Indonesia: distribusi pompa industri, bengkel las dan engineering, dan workshop kulit buatan tangan. Berbasis di Cileungsi, Bogor. Menulis dari sudut pandang operator lapangan, bukan konsultan. Lebih nyaman di workshop daripada di kantor.


Praktisi zettelkasten sejak 2019. Penulis lepas yang menerbitkan untuk pembaca yang ingin membaca dari operator yang punya skin in the game.


ORCID: 0009-0006-0425-4923



Ibrahim Anwar, dikenal sebagai Hibranwar. Praktisi yang menjalankan tiga bisnis di Indonesia: distribusi pompa industri, bengkel las dan engineering, dan workshop kulit buatan tangan. Berbasis di Cileungsi, Bogor. Menulis dari sudut pandang operator lapangan, bukan konsultan. Lebih nyaman di work...

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.

Continue the series

More by Hibrkraft Team

Similar ebooks