Kambing dan sapi sama-sama kulit asli, tapi serat rapatnya bekerja beda. Kambing fleksibel dan ringan, balik cepat saat ditekuk, cocok untuk dompet, jaket, sarung tangan, barang yang sering ditekuk tapi tidak menanggung tarikan terus-menerus. Sapi tebal, menahan beban di titik jahit gagang tas dan tali, tidak retak di sudut, selama kamu tidak maksa dia dilipat seperti dompet. Di bengkel, lembar kambing yang aku beli biasanya 5 sampai 9 kaki persegi; satu sisi sapi bisa 18 sampai 25 kaki persegi. Bukan cuma soal karakter bahan, susut potong ikut berubah tergantung bentuk mal yang kamu pakai.
Soal harga per kaki persegi, kambing samak nabati kelas menengah sering lebih mahal dari sapi di langgananku, Rp 90.000 sampai Rp 140.000 dibanding sapi Rp 70.000 sampai Rp 110.000. Tapi total cost per produk tidak selalu lebih mahal, karena lembar kambing lebih kecil dan lebih sedikit bahan yang terbuang untuk mal kecil. Margin berubah tergantung produk, bukan tergantung bahan yang "lebih murah".
Aku sudah bikin dompet dari sapi dan tas dari kambing dan keduanya bermasalah tepat di tempat yang seharusnya sudah aku tahu. Buku ini bukan buku teori material; ini tabel keputusan untuk pengrajin yang mau berhenti salah beli bahan dan mulai menghitung margin dengan bahan yang tepat untuk tiap jenis produk. Cara meraba dan menekuk lembar untuk menebak karakter kulit sebelum beli, failure mode yang sering muncul, dan kombinasi keduanya dalam satu produk untuk jaga kualitas tanpa bakar biaya bahan.
Untuk kulit kambing kerajinan, kulit sapi kerajinan, pilih kulit untuk dompet, ketebalan kulit, kelenturan kulit, margin bahan kulit, susut potong kulit: jawabannya bukan salah satu lebih bagus, tapi mana yang pas untuk barang yang kamu buat.
Ibrahim Anwar, dikenal sebagai Hibranwar. Praktisi yang menjalankan tiga bisnis di Indonesia: distribusi pompa industri, bengkel las dan engineering, dan workshop kulit buatan tangan. Berbasis di Cileungsi, Bogor. Menulis dari sudut pandang operator lapangan, bukan konsultan. Lebih nyaman di workshop daripada di kantor.
Praktisi zettelkasten sejak 2019. Penulis lepas yang menerbitkan untuk pembaca yang ingin membaca dari operator yang punya skin in the game.
ORCID: 0009-0006-0425-4923