Bahan Sisa dan Waste: Mengecilkan potongan terbuang dan menghitung biaya sisa kulit

· Bookbinding & Leather Art Book 8 · PT Hibrkraft Kreasi Indonesia
Ebook
50
Pages

About this ebook

Karena bentuk lembar kulit tidak beraturan, sekitar dua puluh lima persen dari tiap lembar yang kamu beli selalu jadi potongan sisa, tanpa peduli seberapa hati-hatinya kamu memotong.


Aku sadar itu dua tahun setelah mulai jualan. Dua tahun aku menghitung harga dari kulit yang menempel di barang jadi, lupa bahwa kulit yang terbuang juga sudah aku bayar penuh waktu beli lembarnya. Marginku ternyata jauh lebih tipis dari yang selama ini aku kira. Kotak potongan sisa di bengkel makin penuh tiap bulan, dibuang sayang, dipakai bingung.


Buku ini datang dari dua keputusan kecil yang mengubah cara aku berhitung. Pertama: tata acuan potong di atas lembar sebelum pisau menyentuh kulit, karena potongan yang sudah jadi sisa tidak bisa ditarik balik. Selisih keterampilan menata acuan saja bisa membuat beda pemakaian kulit tiga sampai delapan persen per sesi. Kedua: hitung rasio terbuang per lembar dan masukkan ke harga barang utama, karena berpura-pura sisa itu gratis tidak mengubah fakta bahwa uang untuk sisa itu sudah keluar dari rekening.


Tidak semua sisa perlu disimpan. Potongan yang terlalu kecil atau cacat lebih mahal diurus daripada nilainya. Tapi potongan yang masih layak itu bukan limbah; itu modal yang sudah kamu keluarkan dan bisa jadi gantungan kunci, tempelan kartu, atau barang kecil lain yang tetap bisa dijual.


Berguna untuk maker yang mau mengurangi bahan sisa kulit, menghitung rasio terbuang dan potongan terbuang secara jujur, menata acuan potong supaya waste kulit sekecil mungkin, dan memutuskan kapan barang dari sisa layak dijual atau cukup dibuang.



Karena bentuk lembar kulit tidak beraturan, sekitar dua puluh lima persen dari tiap lembar yang kamu beli selalu jadi potongan sisa, tanpa peduli seberapa hati-hatinya kamu memotong. Aku sadar itu dua tahun setelah mulai jualan. Dua tahun aku menghitung harga dari kulit yang menempel di barang j...

Discover more

About the author

Ibrahim Anwar, dikenal sebagai Hibranwar. Praktisi yang menjalankan tiga bisnis di Indonesia: distribusi pompa industri, bengkel las dan engineering, dan workshop kulit buatan tangan. Berbasis di Cileungsi, Bogor. Menulis dari sudut pandang operator lapangan, bukan konsultan. Lebih nyaman di workshop daripada di kantor.


Praktisi zettelkasten sejak 2019. Penulis lepas yang menerbitkan untuk pembaca yang ingin membaca dari operator yang punya skin in the game.


ORCID: 0009-0006-0425-4923



Ibrahim Anwar, dikenal sebagai Hibranwar. Praktisi yang menjalankan tiga bisnis di Indonesia: distribusi pompa industri, bengkel las dan engineering, dan workshop kulit buatan tangan. Berbasis di Cileungsi, Bogor. Menulis dari sudut pandang operator lapangan, bukan konsultan. Lebih nyaman di work...

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.

Continue the series

More by Hibrkraft Team

Similar ebooks