Kematangan dan Organisasi Manajemen Data: Mengukur sejauh mana bisnis mengelola datanya sendiri

· Ibrahim Anwar
Ebook
178
Pages

About this ebook

Konglomerasi lima business unit (perbankan, asuransi, multifinance, sekuritas, e-money) menganggarkan Rp 12 miliar, merekrut konsultan implementasi, dan membeli tiga platform sekaligus: data catalog enterprise, data quality platform, dan MDM platform. Delapan belas bulan kemudian, audit independen menemukan bahwa seluruh tools sudah terpasang dan berfungsi secara teknis, tetapi tidak ada yang menggunakannya untuk pengambilan keputusan. Kematangan tidak diraih dengan tools.


Buku ini membahas kematangan dan organisasi manajemen data sebagaimana DAMA-DMBOK Bab 16 dan Bab 17 mendefinisikannya, dengan prinsip dari W. Edwards Deming: tidak bisa mengelola apa yang tidak diukur, dan tidak bisa mengukur apa yang tidak didefinisikan. Bab demi bab menguraikan kematangan sebagai bukan daftar tools, lima level CMMI yang diadaptasi untuk data, dan cara melakukan assessment dengan DAMA DMM, CMMI-DMM, dan DCAM.


Pembahasan dilanjutkan dengan kerangka Indonesia (membaca SPBE dan SEOJK bersama CMMI-DMM), desain organisasi data yang bekerja di tiga skala, CDO sebagai jabatan nyata versus jabatan seremonial, data steward dan governance council sebagai minimum yang bekerja, budaya data yang nyata versus yang retoris, AI sebagai stress test (temuan EDM Council 2026), dan langkah pengembangan kematangan 18 bulan yang realistis.


Saya menulis ini sebagai praktisi yang menjalankan tiga bisnis di Indonesia. Saya tidak punya CDO; saya adalah satu-satunya orang yang memutuskan apa yang dilakukan dengan data perusahaan saya. Pengalaman tersebut yang membuat saya paham bahwa kematangan dimulai dari mendefinisikan apa yang ingin diukur, bukan dari membeli platform. Buku ini ditulis untuk pelaku usaha yang ingin mengukur dirinya dengan kerangka yang jujur.


Untuk pembaca yang mencari: DAMA-DMBOK Bab 16-17 dalam Bahasa Indonesia, CMMI-DMM dan DAMA DMM, SPBE dan SEOJK dalam kerangka kematangan, desain organisasi CDO data steward, AI sebagai stress test kematangan data, dan langkah 18 bulan untuk SME. Disusun dari konteks operator di Indonesia, tetapi rangka diagnostiknya berlaku untuk organisasi manapun yang ingin tahu posisinya sebelum memutuskan langkah berikutnya.



Konglomerasi lima business unit (perbankan, asuransi, multifinance, sekuritas, e-money) menganggarkan Rp 12 miliar, merekrut konsultan implementasi, dan membeli tiga platform sekaligus: data catalog enterprise, data quality platform, dan MDM platform. Delapan belas bulan kemudian, audit independe...

Discover more

About the author

Ibrahim Anwar, dikenal sebagai Hibranwar. Praktisi yang menjalankan tiga bisnis di Indonesia: distribusi pompa industri, bengkel las dan engineering, dan workshop kulit buatan tangan. Berbasis di Cileungsi, Bogor. Menulis dari sudut pandang operator lapangan, bukan konsultan. Lebih nyaman di workshop daripada di kantor.


Praktisi zettelkasten sejak 2019. Penulis lepas yang menerbitkan untuk pembaca yang ingin membaca dari operator yang punya skin in the game.


ORCID: 0009-0006-0425-4923



Ibrahim Anwar, dikenal sebagai Hibranwar. Praktisi yang menjalankan tiga bisnis di Indonesia: distribusi pompa industri, bengkel las dan engineering, dan workshop kulit buatan tangan. Berbasis di Cileungsi, Bogor. Menulis dari sudut pandang operator lapangan, bukan konsultan. Lebih nyaman di work...

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.