Buku keempat dari seri Generasi Sandwich ini adalah panduan paling dingin dan paling konkret bagi setiap anak di Indonesia. Ibrahim Anwar membedah angka-angka "telanjang" di balik biaya medis: mulai dari tarif ICU di Jakarta, selisih kelas BPJS yang harus dibayar sendiri, hingga biaya tersembunyi seperti "Lost Income" bagi anak yang terpaksa berhenti kerja demi merawat orang tua. Melalui simulasi 5 tahun perawatan stroke, buku ini menunjukkan bagaimana biaya merawat lansia bisa menyerap hingga 76% dari total penghasilan keluarga.
Penulis membongkar celah-celah dalam sistem BPJS dan memberikan rincian biaya tiga tier perawatan rumah (home care) serta realitas panti jompo di Indonesia. Anda akan menemukan checklist persiapan krusial: mulai dari verifikasi dokumen medis, strategi dana darurat khusus kesehatan orang tua, hingga template kartu darurat yang dapat menghemat waktu kritis di UGD.
Ini bukan buku inspiratif; ini adalah buku kalkulator. Ditulis untuk membantu Anda melihat angka sebelum angka itu "menemukan" Anda, buku ini memberikan izin bagi Anda untuk merawat orang tua secara logis tanpa harus mengorbankan kewarasan dan masa depan Anda sendiri.
Keywords/Topics:
Biaya Merawat Orangtua; BPJS Kesehatan; Home Care Indonesia; Biaya Rumah Sakit; Caregiver Burnout; Panti Jompo; Ekonomi Keluarga; Strategi Finansial; Ibrahim Anwar; Hibranwar.
Ibrahim Anwar, yang dikenal sebagai Hibranwar, adalah seorang pengusaha dan penulis yang bekerja di persimpangan teknik, bisnis, dan konten. Dengan latar belakang Sastra Belanda dari Universitas Indonesia dan pengalaman kepemimpinan di PT Arsindo Integrasi Pompa serta PT Hibrkraft Kreasi Indonesia, ia membawa pendekatan sistemik ke dalam isu-isu sosial. Sebagai penulis, ia telah menghasilkan ratusan publikasi digital yang mengedepankan "Matematika Jujur." Melalui seri Generasi Sandwich, Hibranwar membedah realitas ekonomi keluarga Indonesia dari perspektif pelaku usaha yang menyaksikan langsung dampak sistemik beban finansial terhadap produktivitas dan kesejahteraan mental individu (ORCID: 0009-0006-0425-4923).