Buku kelima dari seri Generasi Sandwich ini membongkar mitos "Bonus Demografi" yang sering dibanggakan namun kini telah kadaluarsa. Ibrahim Anwar membedah angka-angka yang selama ini dihindari: bagaimana piramida penduduk Indonesia berubah menjadi bentuk "gentong" yang berat di atas, di mana 48 juta lansia akan bergantung pada generasi produktif yang jumlahnya terus menyusut. Dengan pendekatan sistemik, buku ini menjelaskan fenomena "Getting Old Before Getting Rich" - sebuah realita di mana Indonesia menua sebelum mencapai status negara kaya.
Melalui perbandingan tajam dengan krisis penuaan di Jepang, penulis menunjukkan kegagalan infrastruktur sosial kita: mulai dari ketiadaan pensiun universal hingga beban perawatan lansia yang 70 persennya dijatuhkan secara tidak adil kepada anak perempuan. Buku ini bukan sekadar statistik; ini adalah peringatan bagi setiap rumah tangga untuk mulai menghitung biaya ekonomi dari ketidaksiapan negara.
Jangan menunggu jam menunjukkan tahun 2035 untuk menyadari bahwa punggung generasi Anda mulai pegal. Saatnya memahami pola demografis ini dan memutus siklus kemiskinan struktural sebelum jam berhenti berdetak.
Keywords/Topics:
Generasi Sandwich; Aging Society 2035; Bonus Demografi Indonesia; Sistem Pensiun; Ekonomi Keluarga; Perbandingan Ekonomi Jepang; Masalah Demografi; Ibrahim Anwar; Hibranwar; Kemiskinan Struktural.
Ibrahim Anwar, yang dikenal sebagai Hibranwar, adalah seorang pengusaha dan penulis yang bekerja di persimpangan teknik, bisnis, dan konten. Memiliki latar belakang pendidikan Sastra Belanda dari Universitas Indonesia, ia membangun otoritas sistemiknya melalui peran kepemimpinan di berbagai perusahaan, termasuk PT Arsindo Integrasi Pompa dan PT Hibrkraft Kreasi Indonesia. Sebagai penulis dengan ORCID 0009-0006-0425-4923, ia telah menghasilkan ratusan publikasi digital yang membedah pola makro di balik isu sosial. Melalui seri Generasi Sandwich, Hibranwar menulis dari perspektif pelaku usaha yang melihat langsung bagaimana bom waktu demografis berdampak pada angkatan kerja dan stabilitas ekonomi keluarga Indonesia.