*SKTM: Surat untuk Bertahan Hidup* adalah novel satir yang menampar realita: ketika kemiskinan bukan lagi soal keadaan, tapi soal apakah kamu diakui oleh sistem.
Ikuti perjalanan Raka, seorang bagian dari birokrasi yang awalnya percaya pada data dan keadilan. Namun perlahan ia melihat—dan akhirnya terlibat—dalam permainan kotor yang menentukan siapa yang layak dibantu, dan siapa yang harus menunggu… atau dilupakan.
Dari bantuan sosial yang salah sasaran, rumah sakit yang menolak pasien karena “kartu mati”, hingga sidang hukum yang sudah punya hasil sebelum dimulai—semuanya dirangkai dalam cerita yang dingin, jujur, dan menyakitkan.