Harga Sebuah Target: Novel Dark Romance Perkantoran, Manipulasi Kekuasaan, dan Hukuman yang Menghancurkan Jiwa

· Love Story Publisher
1 review
Ebook
166
Pages
Eligible

About this ebook

Gagal penuhi target, tubuh dan kewarasannya jadi bayaran. Selami novel dark romance perkantoran ini, di mana manipulasi kekuasaan merenggut segalanya.

Bagi Ineke, angka-angka merah di layar kerjanya bukan sekadar rapor buruk, melainkan tiket satu arah menuju neraka duniawi. Tiga bulan gagal mencapai target penjualan di PT Cakra Gemilang, ia dijatuhi vonis brutal yang melucuti seluruh harga dirinya di hadapan rekan-rekannya. Seragam kerjanya direnggut paksa, digantikan oleh rasa malu, tatapan lapar, dan sentuhan-sentuhan tak kenal ampun dari mereka yang dulu ia panggil kolega. Di bawah kendali mutlak sang Direktur yang dingin dan manipulatif, Pak Denis, Ineke dipaksa menjadi fasilitas pemuas hasrat perusahaan.

Namun, penderitaan terdalam Ineke bukanlah pada eksploitasi fisiknya, melainkan peperangan batin yang pelan-pelan meremukkan kewarasannya. Terjebak antara memori cinta tulus kekasihnya di kota seberang dan realitas kelam di mana ia diperlakukan bagai objek tak bernyawa, jiwa Ineke mulai memisahkan diri dari raganya. Di kolong meja yang gelap dan gudang arsip yang pengap, ia belajar bahwa kepatuhan mutlak kadang terasa seperti satu-satunya cara untuk bertahan hidup. Ini bukan sekadar fiksi erotis biasa, melainkan eksplorasi psikologis tentang bagaimana hukuman yang menghancurkan jiwa mampu mengubah seorang wanita merdeka menjadi cangkang kosong yang mendambakan kepasrahan.

Apa yang menanti Anda di lantai 37:

• Dinamika Kekuasaan yang Ekstrem: Rasakan tensi maksimal dari power play yang intens dan eksploitatif antara atasan yang manipulatif dan bawahan yang tak berdaya.

• Kehancuran Psikologis yang Evokatif: Narasi puitis dan mendalam yang menyelami sisi gelap pikiran manusia (dissociation) saat menghadapi degradasi mental yang ekstrem.

• Trope Workplace Dark Romance: Skandal korporat kelam yang mendobrak batas moralitas; terjadi di balik rapat, meja kerja, dan ruang arsip yang kedap suara.

• Ketegangan Emosional yang Erotis: Adegan-adegan dewasa yang ditulis secara blak-blakan dan sensual, memadukan rasa sakit, keputusasaan, dan godaan yang terlarang.

Sanggupkah Anda menyaksikan seberapa jauh Ineke akan jatuh sebelum ia benar-benar kehilangan sisa kemanusiaannya? Segera miliki buku ini dan baca sampel gratisnya—persiapkan diri Anda untuk sebuah kisah yang akan terus menghantui pikiran Anda bahkan setelah halaman terakhir ditutup!

***

“Target tak tercapai itu ada hukumannya, Don. Hukuman yang... spesial,” bisik Galih, matanya berkilat nakal. “Lo bakal lihat nanti. Malah, gue harap si Ine gagal lagi bulan ini. Pemandangannya bakal seru.” (Bab 1, Peringatan Terakhir)

“Aku berdiri di sana, di tengah neraka ciptaanku sendiri, telanjang bulat, gemetar menahan dinginnya AC dan panasnya puluhan pasang mata yang kini menatapku bukan lagi sebagai rekan kerja, melainkan sebagai sepotong daging.” (Bab 2, Vonis di Depan Semua Mata)

“Ini bukan pelecehan, Ineke. Ini adalah pelatihan. Aku sedang mengajarimu cara menggunakan aset terbesarmu yang selama ini kau sia-siakan.” (Bab 3, Pelatihan Khusus dari Sang Direktur)

“Setiap tugas normal kini terasa seperti sebuah pertunjukan sirkus yang aneh dan memalukan. Membuat kopi, memfotokopi dokumen, berjalan melintasi ruangan... semua kulakukan dengan kesadaran penuh akan payudaraku yang berguncang dan bokongku yang telanjang.” (Bab 4, Hari Pertama Tanpa Sehelai Benang)

“Di sanalah aku berada, berlutut di bawah meja seperti anjing, melayani hasrat seorang pria yang bahkan tidak repot-repot berhenti mengetik di keyboard-nya.” (Bab 5, Melayani di Bawah Meja)

“Suaranya adalah jangkar kehidupanku yang dulu, sebuah dunia di mana aku adalah Ineke yang dicintai, bukan sekadar lubang tanpa nama. Dan mendengar suaranya di tengah neraka ini... rasanya lebih menyakitkan daripada cambukan manapun.” (Bab 6, Panggilan dari Surga dan Neraka)

“Aku melayang di sudut ruangan yang gelap, mengamati sebuah adegan dari jauh. Aku melihat tubuh seorang wanita yang mirip denganku, sedang dipermainkan oleh dua pria. Aku tidak merasakan apa yang ia rasakan. Aku aman di sini, di atas.” (Bab 7, Pesta Liar di Gudang Arsip)

“Aku membenci kelembutannya. Aku berharap ia kasar. Aku berharap ia brutal seperti yang lain. Karena kekasaran mereka membuatku bisa melarikan diri... Tapi ini? Rasa bersalahnya? Kelembutannya? Ini membingungkan. Ini menyiksaku.” (Bab 8, Sentuhan yang Berbeda)

“Aku adalah sebuah unit biologis yang ditempatkan di kubikel bernomor 3B. Namaku adalah aset perusahaan. Tubuhku adalah fasilitas umum. Fungsinya adalah menerima perintah dan melaksanakannya dengan efisien.” (Bab 9, Jiwa yang Meredup)

“Saya, atas kemauan saya sendiri, mengajukan diri untuk memperpanjang masa tugas saya sebagai petugas pelayanan hasrat. Saya ingin terus memberikan dukungan penuh kepada perusahaan dengan seluruh tubuh saya... hingga akhir bulan ini.” (Bab 10, Seragam Baru Seorang Budak)

***

Gagal penuhi target, tubuh dan kewarasannya jadi bayaran. Selami novel dark romance perkantoran ini, di mana manipulasi kekuasaan merenggut segalanya. Bagi Ineke, angka-angka merah di layar kerjanya bukan sekadar rapor buruk, melainkan tiket satu arah menuju neraka duniawi. Tiga bulan gagal menc...

Discover more

Ratings and reviews

1 review

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.