Sirly F. Pramesty, bekerja di sebuah wedding planner di Bandung, namun tidak pernah terpikir untuk menikah. Ratusan kali dia melihat pasangan mengucap janji sehidup semati, tetapi tidak juga membuat dirinya menginginkan hal yang sama. Padahal, ReonākekasihnyaĀ selama dua tahun ini, sudah melamarnya. Masalah semakin rumit ketika bayang-bayang masa lalu Sirly kembali menghantuinya.
āKamu beneran nggak mau nolak lamaran Reon gitu aja?ā tanya Kara.
Sirly mengembuskan napas. Menikah tidak ada dalam daftar keinginannya sejak peristiwa yang terjadi bertahun-tahun lalu. āIām afraid of getting hurt for the same reason, Ra.ā
Sirly F. Pramesty, bekerja di sebuah wedding planner di Bandung, namun tidak pernah terpikir untuk menikah. Ratusan kali dia melihat pasangan mengucap janji sehidup semati, tetapi tidak juga membuat dirinya menginginkan hal yang sama. Padahal, Reonākekasihnya selama dua tahun ini, sudah melamarny...