Tawanan Sang Mafia: Novel Mafia Romance & Dark Suspense: Obsesi Dunia Bawah, Sindikat Kriminal, dan Gairah di Ujung Senjata

· Love Story Publisher
1 review
Ebook
252
Pages
Eligible

About this ebook

Dalam novel mafia romance & dark suspense ini, batas antara musuh dan kekasih melebur dalam permainan intrik berdarah dan gairah mematikan di dunia bawah tanah.

Terjebak di tengah pusaran perseteruan mematikan dua sindikat kriminal terbesar, seorang wanita menyadari bahwa nyawanya tak lebih dari sekadar bidak catur yang bisa dibuang kapan saja. Nasibnya berubah menjadi mimpi buruk saat ia diculik dan disekap di ruang interogasi gelap oleh Helmi—seorang bos mafia dengan aura predator yang kejam dan tak kenal ampun. Helmi menuntut rahasia dan loyalitas, namun metode interogasi yang ia gunakan perlahan meruntuhkan tidak hanya pertahanan fisik sang tawanan, tetapi juga kewarasannya.

Di bawah todongan senjata dan siksaan psikologis yang intens, sebuah dinamika kelam yang berbahaya mulai tumbuh. Ketakutan yang mencekam perlahan bermutasi menjadi kepasrahan total, mengubah interogasi brutal menjadi jerat manipulasi erotis yang memabukkan. Ketika pengkhianatan masa lalu terbongkar dan peluru mulai berterbangan menghancurkan dunia yang ia kenal, sang tawanan dihadapkan pada satu pilihan mematikan: melarikan diri dari pria yang telah menawannya, atau takluk sepenuhnya pada belenggu hasrat yang mengikat mereka.

Mengapa Anda tidak akan bisa melepaskan buku ini:

• Dinamika Stockholm Syndrome yang Mencekam: Menyelami psikologi kelam antara penculik dan tawanannya dalam tarik-ulur dominasi dan kepasrahan absolut.

• Perang Sindikat Kriminal yang Brutal: Ketegangan maksimal khas action thriller dengan intrik keluarga mafia, pengkhianatan berdarah, dan rahasia mematikan.

• Romansa Gelap di Ujung Senjata: Adegan-adegan dark romance dewasa (21+) yang mendobrak batas tabu, di mana ketakutan, rasa sakit, dan gairah melebur menjadi satu.

Apakah sang mangsa mampu bertahan hidup dari perang kartel berdarah ini, ataukah ia justru menemukan kebebasannya di dalam sangkar hitam sang bos mafia? Buka halaman pertama sekarang, dan rasakan ketegangan erotis yang akan membuat jantung Anda berdebar hingga akhir cerita!

***

“Aku, Ayu Laksmi, operator elit untuk Keluarga Bobby... kini mengenakan seragam yang lebih memalukan... Sebuah tank top putih tipis... dan sebuah rok denim yang lebih mirip ikat pinggang lebar daripada penutup tubuh.” (Bab 1: Kopi Pangku Remang-Remang)

“Dia kini dalam posisi X, telanjang bulat, terentang tak berdaya di atas ranjang. Penisnya... kini telah ereksi sempurna. Keras, tebal, dan berdenyut-denyut menantang ke atas.” (Bab 2: Interogasi Penetrasi)

“Ponselku di meja nakal telah merekam semuanya. Pengakuan jujur yang didapat di bawah siksaan paling intim.” (Bab 3: Pengakuan di Ujung Genjotan)

“Informasi dari Rudi... Oh, Tuhan. Itu bukan informasi. Itu umpan.” (Bab 4: Penyergapan di Jembatan Barelang)

“Menghancurkan Willy itu mudah... Tapi mematahkan wanita ini? Wanita yang menggunakan tubuhnya sebagai senjata interogasi...? Itu akan menjadi sebuah... kepuasan pribadi.” (Bab 5: Sang Predator Menemukan Mangsa)

“Aku mengumpulkan semua air liur dan ludah di mulutku yang kering... Dan aku meludah. PFFT! Ludahku mendarat tepat di pipi kirinya.” (Bab 6: Ruang Interogasi)

“Dia tidak terburu-buru. Ini bukan interogasi. Ini adalah pembeledahan. Penghancuran martabat yang dilakukan dengan metodis.” (Bab 7: Pemeriksaan Tubuh)

“Otakku menjerit... tapi tubuhku berkhianat. Vaginaku basah. Aku benci diriku sendiri.” (Bab 8: Pengkhianatan Tubuhku)

“Dia tidak ingin aku menjadi partner. Dia ingin aku menjadi budak. Dan pelatihan dimulai dari sini: di lututku, dengan kontolnya di mulutku.” (Bab 9: Pelatihan Seorang Budak)

“Ini adalah neraka. Diperintahkan untuk menyentuh diriku sendiri, sementara pria yang menculikku, pria yang membunuh rekan-rekanku, menonton.” (Bab 10: Tontonan Pribadi)

“Aroma kimia yang tajam membakar hidungku... Tubuhku bukan lagi milikku. Itu adalah milik sensasi.” (Bab 11: Rangsangan Pamungkas)

“Itu adalah orgasme paling dahsyat, paling memalukan, dan paling merusak dalam hidupmu. Mental saya hancur. Saya hanya ingin lagi.” (Bab 12: Kehancuran Total)

“Aku bukan lagi Ayu sang operator. Aku adalah binatang peliharaan yang lapar, dan aku menginginkan sarapan pagiku.” (Bab 13: Pagi Seorang Tawanan)

“Dia mendorong Ayu dari atas kontol-nya. Keras. Tanpa perasaan... ‘Mereka datang,’ katanya... ‘Untukmu.’” (Bab 14: Serangan Balik Keluarga Bobby)

“Aku melompat ke depan Helmi. Aku menggunakan tubuhku sendiri—tubuh yang sama yang telah dia siksa dan hancurkan—sebagai perisai manusia.” (Bab 15: Pilihan di Antara Dua Tembakan)

“Aku bukan lagi tawanannya. Tapi aku miliknya. Selamanya.” (Bab 16: Epilog: Cinta di Pulau Terluar)

Dalam novel mafia romance & dark suspense ini, batas antara musuh dan kekasih melebur dalam permainan intrik berdarah dan gairah mematikan di dunia bawah tanah. Terjebak di tengah pusaran perseteruan mematikan dua sindikat kriminal terbesar, seorang wanita menyadari bahwa nyawanya tak lebih dari...

Discover more

Ratings and reviews

1 review

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.