Di edisi "Surat Gelap" kali ini, Mr. X membacakan dua kisah horor modern yang menjebak.
Dengarkan surat pertama dari Doni tentang sebuah ponsel tua yang tak bisa dimatikan—layar kuncinya terus berubah, mengisyaratkan keberadaan yang semakin dekat, hingga ia merasakan getaran meski saku celananya kosong.
Lalu, masuklah ke apartemen unit 7B milik Maya, sebuah tempat yang dijual murah dengan satu peringatan fatal: Jangan lihat ke lubang intip setelah tengah malam. Saat aturan itu dilanggar, yang dilihatnya bukanlah lorong, melainkan mata putih besar yang memenuhi lensa, seolah tatapan itu datang dari dalam kamarnya sendiri.
Dua kisah. Dua ruang. Satu kegelapan.
Fujiyo Agari adalah sebuah nama pena dari seorang anak laki-laki yang gemar menulis puisi dan cerita fantasi yang mampu menggugah pembaca. Ia saat ini aktif dalam membuat cerita puisi yang dapat dibaca di play book