Di tengah kota yang ramai, sebuah sumur tua menjadi sumber obsesi. Sumur itu sudah ditutup beton, namun setiap pukul 02.00 dini hari, sebuah suara lirih wanita terdengar dari dalamnya. Suara yang semakin lama semakin jelas memanggil nama sang pengirim surat.
Surat ini adalah perjalanan ke dalam kegilaan. Apakah suara itu adalah hantu, atau hanya refleksi dari rasa bersalah yang terkubur? Satu hal yang pasti: Suara dari Sumur Tua tidak akan berhenti memanggil, sampai ia mendapatkan yang ia inginkan.
Fujiyo Agari adalah sebuah nama pena dari seorang anak laki-laki yang gemar menulis puisi dan cerita fantasi yang mampu menggugah pembaca. Ia saat ini aktif dalam membuat cerita puisi yang dapat dibaca di play book