Dua puluh tahun kemudian, seorang jurnalis independen menerima foto misterius: wajah Helena pada hari terakhir ia terlihat hidup. Di sisi lain, wanita muda yang bekerja dari Yogyakarta, membobol arsip lama yang seharusnya terbakar bersama kekuasaan.
Pertemuan keduanya membuka kembali pintu gelap yang selama ini terkunci, ruang besi tersembunyi, lembaga rehabilitasi yang menutupi jejak, rekaman suara yang dimutilasi, dan keluarga konglomerat yang hidup dari ilusi reputasi.
Semakin dalam mereka menggali, semakin jelas bahwa Helena tidak sekadar “hilang”. Ia disembunyikan.
Dan kebenaran yang mereka temukan tidak hanya mengancam hidup mereka tetapi juga mengguncang fondasi sebuah keluarga yang selama ini berdiri di atas kebohongan.
VAN GARKO adalah seorang penulis fiksi yang lahir dan besar di Garut. Banyak naskah cerita novel yang telah ditulis tetapi belum dirilis. Dengan bantuan kawan-kawan, serial novel Jejak bisa dirilis dan merupakan debutnya di dunia fiksi dengan nama pena Van Garko. Kemudian Van Garko menerbitkan buku novel fiksi Paradox Protocol.
Sekarang, menerbitkan kembali novel fiksi investigasi yang berjudul Hilangnya Seorang Gadis. Sebelum merambah dunia novel, Van Garko telah banyak berkarya sebagai penulis artikel. Tulisannya tersebar di berbagai media cetak dan media online, mengasah kemampuannya merangkai kata dan membangun narasi yang menarik.
Kecintaannya pada cerita-cerita penuh teka-teki, fiksi ilmiah dan cerita misteri mendorongnya untuk menciptakan dunia novel yang mendebarkan. Dengan latar belakang kepenulisannya yang solid, Van Garko siap mengajak pembaca menyelami alur yang tak terduga dalam karya-karyanya.[]