Novel oleh Ubhay Khan · Cetakan Pertama, Oktober 2026
Palembang, 1821. Datok Kemas Raden, Kepala Penjaga Tepian, bersumpah menjaga Sungai Musi. Lalu kabut naik dari dasar air.
Dua ratus tahun kemudian, ia terbangun di bawah Jembatan Ampera, di tengah langit yang berselimut jerebu, nyaris ditabrak ojek online, dan dituntun seorang mahasiswi sejarah menuju sepiring pempek yang ia kenal sebagai kelesan.
Sungai yang dulu ia jaga kini penuh sampah, dan langit di atasnya penuh asap. Berbekal keris pusaka, destar songket, dan perut yang selalu lebih jujur daripada mulutnya, Datok harus belajar zaman baru. Kendalanya: Nyai Gugel yang terus menyuruhnya putar balik.
Novel ringan yang kocak dan hangat tentang sungai, sejarah, dan orang-orang yang menolak melupakan.