RISĀLA - AL-QURAN

· Agama dan spiritualitas Book 2 · Sebastiano Vottari
7 reviews
Ebook
647
Pages
Eligible

About this ebook

https://www.editoresebastianovottari.com/

Berawal dari kesuksesan Perpustakaan Online yang mencapai lebih dari 70.000 unduhan hanya dalam satu bulan.

Temukan pesan universal Al-Quran melalui terjemahan yang kembali ke akarnya: tidak hanya akar keimanan, tetapi juga akar bahasa Arab itu sendiri.

Ini bukanlah sekadar terjemahan literal dan akademis biasa. Ini adalah terjemahan makna yang mencapai sesuatu yang belum pernah dicoba sebelumnya: menelusuri makna pra-Islam dari kata-kata Al-Qur'an—apa yang diketahui oleh kaum Badui, pedagang, dan penyair Semenanjung Arab sebelum Islam mengubahnya menjadi bahasa teologis—untuk mengembalikan kekuatan asli teks tersebut kepada pembaca.

Judulnya sendiri—Risāla—menyatakan kunci dari karya ini: dari akar kata ر-س-ل (rsl), "untuk mengirim," kata Risāla, yang berarti Pesan. Karena Al-Quran, sebelum interpretasi apa pun, adalah ini: sebuah Pesan yang dikirim kepada seluruh umat manusia.

APA YANG MEMBUAT EDISI INI UNIK?

KATA PENGANTAR YANG SUDAH MERUPAKAN SEBUAH PERJALANAN Karya ini dibuka dengan kata pengantar yang berisi 14 catatan kunci yang memandu pembaca melalui pilihan terjemahan dan banyak lagi, metode akar triliteral, dan contoh paradigmatik pembacaan ulang (Surah 33:56). Bukan sekadar pendahuluan, tetapi kunci yang sangat penting untuk memahami apa yang akan dibahas selanjutnya.

AKAR KATA TRILITERA SEBAGAI KUNCI UNTUK MEMBACA Setiap kata dalam bahasa Arab berasal dari akar kata tiga konsonan yang memiliki makna primordial. Terjemahan ini menggunakan akar kata sebagai alat utamanya: untuk setiap istilah kunci, terjemahan ini menelusuri kembali makna aslinya yang tercatat dalam puisi pra-Islam dan para leksikografer klasik terkemuka, dan menyampaikannya kepada pembaca. Hasilnya adalah teks yang terdengar berbeda dari terjemahan lainnya—karena lebih dekat dengan apa yang dipahami oleh para pendengar pertama Al-Quran.

PENJELASAN YANG TERINTEGRASI DALAM TEKS: Konsep-konsep Arab yang lebih kompleks dijelaskan secara langsung seiring berjalannya teks, tanpa mengharuskan pembaca untuk berhenti sejenak untuk membaca catatan kaki. Misalnya, kāfir bukan sekadar "orang kafir," tetapi "penutup kebenaran" —dari akar kata kfr, "menutupi, menyembunyikan"—karena Al-Quran tidak menggambarkan seseorang yang secara pasif tidak percaya, melainkan seseorang yang secara aktif menyembunyikan kebenaran yang mereka ketahui. Demikian pula, zakat bukan lagi kata Arab yang sulit dipahami, tetapi dijelaskan sebagai "memberikan penyucian, menyucikan harta benda seseorang dengan menyumbangkan sebagian kepada yang membutuhkan" —menjelaskan makna mendalam dari perbuatan tersebut.

PENDEKATAN PSIKOLOGIS, SPIRITUAL, DAN LINGUISTIK Kata kunci diperkaya oleh makna internal dan pra-Islamnya:

Iblīs/Shayṭān menjadi “kekuatan yang berlawanan / naluri pemberontak” — bukan setan eksternal, tetapi prinsip oposisi, bahkan internal.

Mu'min (orang beriman) disertai dengan catatan "dia yang telah menemukan perlindungan di dalam Tuhan" — karena akar kata ʾ-mn tidak berarti "beriman" secara intelektual, tetapi "menemukan perlindungan dan keselamatan."

Muttaqī (penakut) menjadi "orang yang melindungi dirinya dari kejahatan melalui kesadaran akan Tuhan Yang Maha Esa" —dari akar kata wqy, "untuk melindungi." Bukan orang yang penakut, tetapi orang yang waspada.

Dīn (agama) dijelaskan sebagai “sistem kehidupan, cara hidup” — karena akar kata dyn mencakup hutang, kewajiban, perilaku: keseluruhan cara hidup yang terstruktur.

Islam ditafsirkan ulang sebagai "penyerahan total" —dari akar kata slm, isyarat seorang pejuang yang menyerahkan dirinya, yang diposisikan secara vertikal dari bidang manusia ke bidang ilahi.

MAKNA GANDA RASUL Di mana Al-Quran mengatakan, "Taatilah Allah dan rasul -Nya ," terjemahan ini mempertahankan "Rasul" tetapi menawarkan wawasan penting kepada pembaca: dalam bahasa Arab pra-Islam, rasul berarti baik "dia yang diutus" maupun "apa yang diutus"—Rasul dan Pesan. Dalam ayat-ayat yang memiliki makna abadi, setelah wafatnya Nabi, membaca rasul sebagai "Pesan itu sendiri, Al-Quran" tidak hanya sah: itu seringkali merupakan penafsiran yang paling koheren.

MENGAPA TUHAN, DAN BUKAN ALLAH? Pilihan menerjemahkan Allah sebagai "Tuhan" tidak mengurangi kekayaan teks: justru membebaskannya. Allah bukanlah nama eksotis atau dewa yang berbeda: ia merupakan singkatan dari al-Ilāh , "Tuhan," kata yang sama yang digunakan oleh umat Kristen berbahasa Arab dalam liturgi mereka. Membiarkan Allah tidak diterjemahkan telah menciptakan ilusi tentang "Tuhan lain" selama berabad-abad. Terjemahan ini menghancurkan penghalang itu dan mengembalikan Al-Quran pada panggilan universalnya.

STRUKTUR YANG JELAS DAN LENGKAP Setiap Surah diperkenalkan dengan nama Arab aslinya, transliterasi fonetik, dan terjemahan judulnya. Teks mengalir dengan lancar, menggunakan bahasa kontemporer dan penuh hormat, tanpa mengorbankan kedalaman.

BUKU INI DITUJUKAN UNTUK SIAPA?

Kepada umat Islam—penutur asli atau generasi kedua—yang mencari pemahaman yang lebih dalam dan radikal tentang Kitab Suci mereka, melampaui rumusan yang telah dikonsolidasikan oleh tradisi. Kepada mualaf yang membutuhkan bimbingan yang jelas dan lugas. Kepada para pelajar, pencari spiritual, dan siapa pun yang ingin membaca Al-Quran dalam bahasa modern untuk menemukan keindahan, filosofi, dan pesan universalnya tentang perdamaian, keadilan, dan kesadaran. Dan kepada mereka yang mencintai bahasa dan ingin menemukan bagaimana Al-Quran telah mengubah kosakata konkret padang pasir—unta, pedagang, prajurit, pasir—menjadi bahasa spiritual paling ampuh yang pernah diciptakan.

Ini adalah terjemahan lengkap Al-Quran pertama yang secara sistematis mengadopsi makna pra-Islam dari akar kata Arab sebagai prinsip terjemahan untuk kata-kata yang paling penting.

Terdapat kamus-kamus akar kata Al-Qur'an. Terdapat studi-studi akademis yang menganalisis etimologi dari masing-masing istilah. Terdapat terjemahan-terjemahan beranotasi yang, dalam catatan kaki setiap seratus halaman, mengisyaratkan makna asli suatu kata. Namun, belum ada terjemahan—dalam bahasa Inggris, Prancis, Italia, Jerman, Belanda, Spanyol, atau Portugis—yang pernah memasukkan metode ini ke dalam teks itu sendiri, menerapkannya secara sistematis dari Awal hingga Akhir, dari ayat pertama hingga ayat terakhir.

Di sini, penutupan kebenaran tidak hanya menjadi catatan kaki: itu ada dalam teks, menggantikan orang yang tidak percaya. Kekuatan yang berlawanan bukanlah pilihan akademis: itu ada dalam teks, menggantikan Setan. Dia yang telah menemukan keselamatan di dalam Tuhan bukanlah hipotesis filologis: itu ada dalam teks, berdampingan dengan orang percaya. Untuk pertama kalinya, pembaca tidak perlu memilih antara membaca terjemahan dan mempelajari akar kata: terjemahan ini mencakup keduanya.

Kami mengatakan ini bukan untuk menyombongkan diri, tetapi karena kejujuran kepada pembaca: siapa pun yang membuka buku ini harus tahu bahwa apa yang akan mereka baca adalah sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Tidak ada terjemahan yang dapat menggantikan teks asli bahasa Arab. Tetapi terjemahan ini melakukan sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh terjemahan lain: ia menunjukkan apa yang ada sebelumnya, dan apa yang telah terjadi sejak saat itu. Di antara kedua lapisan ini terdapat Al-Quran.

Quran Translated into Indonesian

https://www.editoresebastianovottari.com/ Berawal dari kesuksesan Perpustakaan Online yang mencapai lebih dari 70.000 unduhan hanya dalam satu bulan. Temukan pesan universal Al-Quran melalui terjemahan yang kembali ke akarnya: tidak hanya akar keimanan, tetapi juga akar bahasa Arab itu sendiri. I...

Discover more

Ratings and reviews

7 reviews

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.