Dimulai dari prinsip inti kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan (CIA), buku ini membangun pemahaman langkah demi langkah menuju topik yang lebih dalam: kriptografi simetris dan asimetris, fungsi hash dan tanda tangan digital, public key infrastructure (PKI), keamanan jaringan dan protokol, hingga autentikasi dan kontrol akses. Setiap konsep dijelaskan dengan bahasa naratif yang mengalir, diperkaya analogi sehari-hari dan studi kasus berkonteks Indonesia—termasuk regulasi seperti UU Perlindungan Data Pribadi.
Yang membedakan buku ini adalah dimensi praktiknya: modul praktikum berbasis perkakas standar industri seperti CrypTool, Wireshark, OpenSSL, dan PyCryptodome, sehingga pembaca tidak hanya tahu mengapa, tetapi juga bagaimana.
Ditujukan bagi mahasiswa Teknologi Informasi, praktisi TI, dan siapa pun yang ingin membangun pemahaman keamanan siber yang kokoh dan aplikatif.
Mulkan Fadhli adalah peneliti dan dosen pada Program Studi Teknologi Informasi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, serta aktif pada Pusat Survei Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di kampus yang sama. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Komputer di Universitas Syiah Kuala pada 2011 dan magister pada Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung pada 2014, dengan tesis tentang pemodelan perhitungan intersepsi hujan menggunakan sistem komputasi paralel. Latar keteknikan itu membentuk cara kerjanya dalam penelitian sosial: berpikir dalam sistem, menuntut keterlacakan pada setiap angka, dan memperlakukan metodologi sebagai rancangan yang harus dapat diaudit, bukan sekadar prosedur yang dijalankan.