Itu yang bikin nilon bonded betah di mesin jahit kulit, dan itu juga yang bikin dia rewel waktu dipaksa jadi benang saddle stitch tangan. Satu sifat, dua kelakuan berbeda. Aku habis tiga merek benang sebelum sadar bahwa yang ngaco bukan benangnya, tapi setelan tegangan mesinku. Bukan pelajaran yang murah, tapi juga bukan pelajaran yang perlu kamu ulang.
Buku ini dimulai dari satu klaim: nilon bonded itu benang mesin, bukan benang tangan. Sebagian besar keluhan pengrajin kulit soal nilon, dari jahitan licin sampai benang susah dikunci, adalah keluhan soal pakai alat yang salah, bukan alat yang jelek. Di sini ada penjelasan sistem ukuran Tex, arah pilin Z versus S, setelan tegangan untuk kulit dua sampai tiga milimeter, perbandingan nilon versus poliester versus linen di titik beban berat, dan batas suhu nilon 6 di sekitar 220 derajat Celsius yang relevan kalau kamu sering memanaskan lem sol.
Tidak ada janji jahitan sempurna. Yang ada adalah cara baca spesifikasi benang supaya kamu bisa pilih berdasarkan cara menjahit dan beban produkmu, bukan nebak di toko.
Untuk kamu yang kerja dengan benang nilon bonded, ukuran Tex, jahit mesin kulit, benang tas kulit, benang sepatu kulit, atau sering ribut soal tegangan benang dan arah pilin, buku ini ngomong dari bengkel, bukan dari katalog vendor.
Ibrahim Anwar, dikenal sebagai Hibranwar. Praktisi yang menjalankan tiga bisnis di Indonesia: distribusi pompa industri, bengkel las dan engineering, dan workshop kulit buatan tangan. Berbasis di Cileungsi, Bogor. Menulis dari sudut pandang operator lapangan, bukan konsultan. Lebih nyaman di workshop daripada di kantor.
Praktisi zettelkasten sejak 2019. Penulis lepas yang menerbitkan untuk pembaca yang ingin membaca dari operator yang punya skin in the game.
ORCID: 0009-0006-0425-4923