awal masa membangun identitas, memperjuangkan nilai, serta menata hubungan sosial dan spiritual di tengah tantangan internal maupun eksternal. Karena itu, ayat-ayat dalam juz ini tidak hanya sarat instruksi hukum, tetapi juga memuat narasi sejarah, etika sosial, dan prinsip-prinsip keadaban yang terus relevan untuk zaman apa pun.
Buku tafsir ini diharapkan bisa menjembatani dua kebutuhan sekaligus. Yang pertama: kebutuhan akademik berupa ketelitian analisis bahasa, konteks sejarah (asbāb al-nuzūl), dan keterhu-
bungan antar-ayat. Dan yang kedua: kebutuhan pembaca umum yang mendambakan uraian yang ramah, ringkas, dan mudah dipahami tanpa mengurangi kedalaman makna.
Semoga buku tafsir ini bisa menjadi teman perjalanan inte-
lektual dan spiritual bagi Anda. Tidak hanya membantu pembaca memahami ayat-ayat secara lebih mendalam, tetapi juga menginspirasi cara pandang yang lebih jernih dan penuh hikmah terhadap dunia dan kehidupan.
Agus Mustofa adalah penulis yang sangat produktif. Setiap tiga bulan sekali selalu menerbitkan satu buku atau lebih. Dan itu sudah berjalan secara konsisten 16 tahun terakhir.
Alumni Teknik Nuklir UGM, Yogyakarta dan mantan wartawan itu telah menghasilkan lebih dari 60 judul buku. Sebagiannya diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris, Arab dan Melayu. Buku-bukunya dikenal secara populer sebagai Serial Diskusi Tasawuf Modern.
Anak mursyid tarekat di zaman Bung Karno, Syekh Djafri Karim, itu selama setahun tinggal di Kairo Mesir, untuk mengasah dan memperdalam pemikiran-pemikiran keagamaannya yang dikenal kritis & kontroversial.
Ketika di Mesir itu, ia melakukan perjalanan bersejarah menyusuri Sungai Nil sepanjang lebih dari 5000 km, yang ditulis setiap hari di koran-koran Grup Jawa Pos dan lantas disempurnakan menjadi buku Best Seller berjudul : “EKSPEDISI SUNGAI NIL, Sebuah Perjalanan Spiritual”.
Mantan wartawan berputera empat ini bertekad menulis terus sampai maut datang menjemput.