Melalui buku pertama dari seri “TANDA TANGAN TUHAN” ini, kita akan diajak untuk merenungkan setiap pasal dari Kitab Kejadian, serta mengungkap pesan dan hikmat yang relevan bagi kehidupan sehari-hari. Kitab Kejadian adalah kitab pertama dalam Alkitab dan termasuk dalam kumpulan kitab yang dikenal sebagai Pentateukh (lima kitab pertama dalam Alkitab Perjanjian Lama).
“Asal mula” menjadi tema utama dari kitab ini, yang menyimpan banyak pelajaran berharga tentang hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama. Kita akan melihat bagaimana “tanda tangan Tuhan” terlihat dalam setiap peristiwa, tantangan, dan janji yang diungkapkan. Membaca Kitab Kejadian akan memberikan pemahaman bahwa Tuhan secara proaktif menciptakan jalan untuk menyelamatkan manusia yang berdosa.
Ditulis secara berseri untuk membahas setiap kitab dalam Alkitab, buku “TANDA TANGAN TUHAN - Perenungan untuk Menemukan Hikmat” adalah panduan yang tepat bagi siapa saja yang ingin memperdalam pengertian mereka tentang Alkitab dan menemukan relevansi pesan-pesannya dalam konteks kehidupan modern.
Samuel Handoko bertobat dan menerima panggilan Tuhan untuk melayani sejak 13 Februari 1979. Beliau mulai mempelajari teologi di STT Satya Bakti hingga lulus tahun 1982.
Setelah lulus, beliau melayani di GSJA Semarang sebagai staf penggembalaan hingga dipercaya sebagai Gembala Sidang. Pada tahun 1988 hingga 2006, beliau aktif sebagai Gembala Sidang GJKI Maranatha Ungaran, Wakil Ketua Sinode GJKI, Ketua Dewan Kurator dan Puket 1 di STT Sangkakala, serta pengajar Dogmatika.
Mulai tahun 2006, beliau melayani di GMS Surabaya dan kini dipercaya sebagai Sekretaris Umum di Sinode Gereja Mawar Sharon dan Sekretaris Umum GMS Wilayah Otonom 2. Pada tahun 2023 beliau meraih gelar Master of Christian Ministry (MCM) dari Oral Robert University, Oklahoma - USA.
Beliau diberkati dengan rumah tangga yang bahagia bersama Ibu Maria Handoko Minarto, dikaruniai 2 putra dan 3 cucu.