Beberapa luka lebih dalam dari goresan yang terlihat.
Siona mengira ia telah menemukan jalan "pulang". Namun, setelah pintu rumah tertutup, ia menyadari bahwa kesembuhan tidak pernah berbentuk garis lurus. Bayang-bayang Hafyan dan Caca ternyata masih mengintai di sudut memori paling gelap.
Di tengah usahanya membangun hidup baru bersama Josh, sebuah badai besar datang menguji: Apakah Siona benar-benar sudah sembuh, atau ia hanya pandai bersembunyi?
Lanjutan dari Pulang Yang Tidak Sama, sebuah perjalanan tentang pengampunan dan keberanian menghadapi bayang-bayang di bawah kulit demi menemukan cahaya dalam jiwa.
Siona HNA adalah seorang penulis dan kreator yang menemukan suaranya melalui tulisan-tulisan reflektif. Sebagai seorang INFJ, ia memandang menulis bukan sekadar hobi, melainkan sebuah proses "otopsi diri" dan cara untuk berkomunikasi dengan dunia melalui kejujuran emosional.
Setelah memulai debutnya lewat Pulang Yang Tidak Sama, Siona terus mengeksplorasi tema-tema resiliensi, kesehatan mental, dan kompleksitas hubungan manusia. Melalui karya-karyanya, ia berharap dapat menemani para pembaca yang sedang berjuang dalam sunyi, mengingatkan mereka bahwa setiap luka memiliki cerita, dan setiap perjalanan—seberapa pun jauhnya—akan menemukan jalan untuk pulang.
Saat ini, Siona aktif menata kata untuk menyelesaikan rangkaian kisahnya, sembari terus belajar merayakan setiap inci pertumbuhan dalam hidupnya.