Ayah yang bahasa cintanya adalah tetesan keringat di bawah terik matahari, langkah kaki di tengah hujan badai, dan tangan yang kasar demi memastikan 'rumah' tetap hangat.
Buku ini hadir sebagai suara dan inspirasi bagi hati yang merindu, mewakili tangan-tangan yang ingin memeluk sosoknya namun tertahan ego atau malu untuk sekadar mengucap terima kasih. Inilah kado tulus untuk para Ayah, calon Ayah, dan siapa pun yang menjadi pilar pelindung. Mengingatkan kita bahwa kehadiran Ayah adalah anugerah yang melampaui segala gelar.
Kurniawan Gunadi adalah seorang penulis yang berlatar belakang pendidikan desain di FSRD ITB. Menjadi penulis adalah sebuah hal yang tidak pernah dibayangkan bahkan dicita-citakan sebelumnya. Sampai pada akhirnya, pada tahun 2014 lahir buku pertamanya, Hujan Matahari, yang merupakan kumpulan tulisan di tumblrblog kurniawangunadi.tumblr.com yang dibukukan.
Memberi Ruang adalah buku ke-3 di Bentang Pustaka dan merupakan buku ke-7 yang sudah diterbitkannya selama berkecimpung di dunia kepenulisan sejak 2014. Buku-buku lainnya adalah Hujan Matahari, Lautan Langit, Menentukan Arah, dan Bertumbuh.