Hukum pidana tidak menyisakan ruang bagi keragu-raguan. Ketika sebuah perkara pidana bergulir, benang merah yang menentukan keadilan bukanlah seberapa besar kesalahan yang tampak di permukaan, melainkan seberapa akurat tindakan tersebut memenuhi setiap komponen delik yang diatur oleh undang-undang. Di sinilah letak titik kritisnya: kegagalan dalam membedah unsur tindak pidana secara metodologis sering kali berujung pada kekeliruan fatal dalam penerapan hukum.
Hukum pidana tidak menyisakan ruang bagi keragu-raguan. Ketika sebuah perkara pidana bergulir, benang merah yang menentukan keadilan bukanlah seberapa besar kesalahan yang tampak di permukaan, melainkan seberapa akurat tindakan tersebut memenuhi setiap komponen delik yang diatur oleh undang-undan...