Agama-agama Timur sangat berbeda dari Yudaisme, Kristen, dan Islam, seperti halnya Timur berbeda dari Barat. Agama-agama Timur mewakili lebih dari separuh populasi dunia. Agama-agama Timur utama mewakili kurang dari seperempat populasi dunia. Agama-agama Barat biasanya monoteistik, berpusat pada penyembahan satu dewa, yaitu Tuhan yang digambarkan dalam Alkitab. Bagi umat Kristen dan Muslim, perhatian teologis utama meliputi konsep penebusan dan keselamatan, sementara perspektif dalam Yudaisme tentang kehidupan setelah kematian dapat sangat bervariasi. Sebaliknya, agama-agama Timur umumnya tidak menganut kepercayaan pada satu dewa pencipta yang personal; sebaliknya, mereka mencakup spektrum yang berkisar dari non-teisme hingga politeisme. Gagasan "keselamatan" dalam tradisi ini sering dikaitkan dengan konsep reinkarnasi. Agama-agama Timur menekankan pengurangan penderitaan, pencapaian harmoni, dan pertumbuhan spiritual pribadi. Mereka berfokus pada transformasi internal, sebab dan akibat moral (karma), dan menemukan kesatuan dengan alam semesta untuk menghindari siklus kelahiran kembali yang berulang. Buku ini mengkaji perbedaan antara Kekristenan dan agama-agama Timur, termasuk Hindu, Buddha, Sikh, Jainisme, Taoisme, Konfusianisme, dan Shinto.
Agama-agama Timur sangat berbeda dari Yudaisme, Kristen, dan Islam, seperti halnya Timur berbeda dari Barat. Agama-agama Timur mewakili lebih dari separuh populasi dunia. Agama-agama Timur utama mewakili kurang dari seperempat populasi dunia. Agama-agama Barat biasanya monoteistik, berpusat pada ...