​Benny mengira ia datang ke Gunung Wujut untuk menaklukkan alam. Namun, sebuah tindakan remeh di tengah kabut senja Hutan Lali Jiwo justru mengubahnya menjadi inang bagi Bendono—entitas jahat yang telah terkunci selama ratusan tahun.
​Kini, tubuh Benny bukan lagi miliknya. Kegelapan merayap di bawah kulitnya, menuntut jalan menuju puncak untuk melepaskan kutukan yang lebih besar.
​Hanya Tyani, seorang penari desa yang menyembunyikan rahasia kuno di balik tusuk konde peraknya, yang menyadari bahaya ini. Bersama sang penjaga gunung—Macan Putih yang bangkit dari tidur panjangnya—Tyani harus menari di tengah kepungan ribuan ular berbisa di pusat Kali Pendem.
​Ritual telah dimulai. Namun, apakah tarian itu cukup kuat untuk mengikat kembali kegelapan, atau justru akan mengubur mereka selamanya di dasar jurang?
​Di Gunung Wujut, setiap kesalahan memiliki harga. Dan bagi Benny, harganya adalah jiwanya.
Penulis Lintas Platform