MEMBANGUN MODERASI BERAGAMA: PERAN DAKWAH ELIT DI SURABAYA

· · ·
· UMMPress
Ebook
101
Pages

About this ebook

Surabaya pernah menjadi kota yang terluka, namun kini ia bangkit sebagai simbol toleransi. Di balik transformasi itu, ada peran besar para elit dakwah Muhammadiyah yang bekerja senyap namun berdampak luas. Buku ini mengajak pembaca menyelami bagaimana mereka menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama melalui dakwah yang mencerahkan rasional, humanis, dan penuh welas asih.

Disusun berdasarkan kajian yang mendalam, buku ini mengurai perjalanan Muhammadiyah dalam membangun dakwah moderat: mulai dari akar historis gerakan, prinsip washatiyah, strategi dakwah kontemporer, hingga tantangan radikalisme di era digital. Pembaca akan menemukan model internalisasi moderasi beragama yang tidak hanya teoritis, tetapi juga lahir dari praktik nyata di lapangan.

Melalui kisah-kisah inspiratif tentang kerukunan di Surabaya, buku ini menunjukkan bahwa harmoni bukan sesuatu yang utopis ia bisa diwujudkan ketika tokoh agama, masyarakat, dan negara bergandengan tangan. Membangun Moderasi Beragama adalah bacaan penting bagi akademisi, pegiat dakwah, pemimpin komunitas, maupun siapa pun yang ingin memahami dan merawat keberagaman Indonesia.

Surabaya pernah menjadi kota yang terluka, namun kini ia bangkit sebagai simbol toleransi. Di balik transformasi itu, ada peran besar para elit dakwah Muhammadiyah yang bekerja senyap namun berdampak luas. Buku ini mengajak pembaca menyelami bagaimana mereka menginternalisasikan nilai-nilai moder...

Discover more

About the author

Muhammad Wahid Nur Tualeka, lahir di Surabaya pada 22 November

1983. Penulis menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di bidang Perbandingan

Agama pada Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah

Surabaya pada tahun 2006, dan melanjutkan studi magister (S2) dalam Pemikiran

Pendidikan Islam di Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya,

lulus pada tahun 2009. Saat ini, penulis sedang menyelesaikan studi

doktoral (S3) di Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang. Sejak

tahun 2009, penulis menjadi dosen di Program Studi Studi Agama-Agama

Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surabaya. Dalam kapasitasnya

sebagai dosen, penulis memiliki keahlian dalam bidang sosiologi

agama, dengan minat khusus pada Pendidikan Islam dan hubungan antara

agama dan struktur sosial dalam masyarakat. Dengan pengalaman penulis

dalam bidang pendidikan tinggi, beliau aktif berkontribusi dalam pengembangan

kajian agama, serta mengajar dan melakukan penelitian yang berfokus

pada pendidikan Islam dan dinamika sosial agama di Indonesia dan

dunia.

Akhsanul In’am, profesor bidang Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu

Pendidikan, menuntaskan S1 di Universitas Muhammadiyah Malang

pada tahun 1987 dan UIN Malang (IAIN Malang) pada tahun 1990, S2 bidang

Manajemen dituntaskan di Universitas Muhammadiyah Malang tahun

1996. Adapun pendidikan S3 didapatkan dari dua perguruan tinggi Malaysia:

Universiti Malaya bidang Kebijakan Pendidikan lulus tahun 2009 dan

Universiti Pendidikan Sultan Idris bidang Pendidikan Matematika lulus tahun

2012. Pada tahun 2018 hingga 2024 menjabat sebagai Direktur Program

Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang. Pada tahun 2020 hingga

saat ini, beliau menjabat sebagai Presiden AMCAIndonesia (Association of

Muslim Community in ASEAN). Pada tahun 2024 hingga saat ini, menjabat

sebagai Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Teknologi Digital

Universitas Muhammadiyah Malang. Beliau aktif sebagai pembicara dalam

berbagai kegiatan akademik, meliputi: pelatihan penulisan artikel ilmiah,

penulisan monograf dan referensi, strategi mencapai jabatan profesor, dan

strategi meningkatkan akreditasi institusi. Pengembangan akademik dan

manajerial dilaksanakan dengan melawat di beberapa kampus di 30 Negara:

Austria, Belgium, Brunei. China, Hongkong, India, Italia, Jerman,

Jepang, Kamboja, Korea Selatan, Laos, Luxemburg, Myanmar, Mesir, Malaysia,

Nederland, Perancis, Philipina, Rusia, Srilanka, Singapore, Saudi

Arabia, Thailand, Taiwan, Timor Leste, Turki, Uzbekistan, Vatikan, dan

Vietnam.

Abdul Haris, lahir di Bojonegoro tanggal 17 April 1967, Masa Studi

MI-MA di Pondok Pesantren Attanwir Talun, Bojonegoro, S1 Pendidikan

Bahasa Arab di IAIN Malang, S2 Bahasa Arab di Universitas Khortum

Sudan dan S3 Pendidikan Bahasa Arab di Maulana Malik Ibrahim Malang,

Selama ini mulai mengajar mata kuliah pendidikan bahasa arab baik di

bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Gelar guru besar bidang pendidikan bahasa arab diperoleh pada tahun

2024. Sampai saat ini telah menciptakan 13 buku terkait dengan bahasa

arab disamping artikel di jurnal nasional maupun nasional.

Muhammad Arfan Mu’ammar, adalah dosen tetap pada Program Studi

Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya

sejak 2010. Ia menyelesaikan pendidikan S1 di Institut Studi Islam

Darussalam Gontor (2007), S2 Pendidikan Islam di Universitas Muhammadiyah

Surabaya (2010), dan meraih gelar doktor di UIN Sunan Ampel

Surabaya pada 2015 melalui beasiswa Kemenag RI. Sebelum memasuki

perguruan tinggi, beliau mengenyam pendidikan di TK ABA Bungah Gresik,

MIAS Bungah Gresik, dan melanjutkan studi di KMI Pondok Modern

Darussalam Gontor selama enam tahun. Dalam bidang akademik, beliau

pernah menjabat Wakil Direktur Pascasarjana (2017–2021) dan kini

menjabat Ketua Program Studi S2 Pendidikan Islam (2021–2025). Di Persyarikatan

Muhammadiyah, ia aktif sebagai Wakil Ketua PDM Gresik dan

Sekretaris Lembaga Pengembangan Pesantren PWM Jawa Timur. Sebagai

akademisi produktif, ia telah menulis 8 buku solo, 27 buku antologi, lebih

dari 100 artikel ilmiah nasional dan internasional, serta 6 artikel jurnal

terindeks Scopus. Ia memiliki 9 HKI, menjadi reviewer jurnal nasional dan

internasional, serta pernah mengajar dan mengikuti kegiatan akademik di

Malaysia, Singapura, Thailand, China, dan Saudi Arabia. Selain itu, beluiiau

juga aktif berdakwah dan membagikan kajian melalui berbagai media

sosial.

Muhammad Wahid Nur Tualeka, lahir di Surabaya pada 22 November 1983. Penulis menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di bidang Perbandingan Agama pada Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surabaya pada tahun 2006, dan melanjutkan studi magister (S2) dalam Pemikiran Pendidikan Islam di Pasc...

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.