Misteri kematian Pak Jatmiko sepuluh tahun lalu akhirnya terkuak. Kepalanya dipenggal dan disembunyikan oleh Pak Haris, sang Kepala Sekolah, karena Pak Jatmiko memergoki aksi korupsi dana BOS yang dilakukannya. Di dalam tengkorak Pak Jatmiko yang disembunyikan di dalam brankas ruang kepala sekolah, terdapat sebuah USB berisi rekaman CCTV pembunuhan tersebut.
Dengan bantuan kemampuan spiritualnya dan dorongan cerewet dari sang guru, Aris nekat menyelinap ke ruang kepala sekolah pada malam hari. Aksi tersebut berujung pada konfrontasi menegangkan yang berhasil membuat Pak Haris ketakutan setengah mati hingga akhirnya menyerahkan diri ke polisi.
Setelah keadilan ditegakkan dan kepalanya ditemukan, Pak Jatmiko akhirnya bisa pergi ke alam baka dengan damai. Perjalanan mistis yang penuh komedi dan ketegangan ini tidak hanya menyelesaikan kasus kriminal di sekolahnya, tetapi juga mengubah cara pandang Aris dalam memaknai arti kedisiplinan, kebenaran, dan pelajaran sejarah dalam hidupnya.
Penulis lintas platform