Awalnya, kehidupan di peternakan berjalan baik, tetapi lambat laun, Napoleon mulai merebut kekuasaan dengan manipulasi dan kekerasan. Pada akhirnya, babi-babi berperilaku persis seperti manusia yang dulu mereka tentang.
Animal Farm adalah sebuah novel alegori karya George Orwell yang menggambarkan kekuasaan, korupsi, dan bahaya tirani melalui kisah sekelompok binatang yang memberontak melawan pemilik peternakannya.
GEORGE ORWELL, atau nama aslinya Eric Arthur Blair, lahir pada 25 Juni 1903 di Motihari, India dan me ninggal pada 21 Januari 1950 di London, Inggris. Dia dikenal sebagai seorang novelis, esais, jurnalis, dan kri tikus sastra Inggris. Banyak bukunya yang mengangkat tema tentang keadilan, totalitarianisme, dan kebebasan individu.
Masa kecilnya dihabiskan di Inggris, di mana dia me nempuh pendidikan di sekolah elite Eton. Sejak muda, dia sudah merasakan jarak antara kelas sosial atas dan bawah. Setelah lulus, Orwell bekerja dan bertugas di Kepolisian India di Burma (sekarang Myanmar). Peng alamannya berinteraksi dengan berbagai kelas sosial di masyarakat membentuk sudut pandang kritis terhadap kekuasaan dan ketidaksetaraan. Pandangan politiknya semakin terbentuk saat dia ikut serta dalam Perang Sau dara Spanyol pada 1936. Di sana, Orwell melihat secara langsung bagaimana perpecahan internal kubu anti-fasis dan bagaimana propaganda dipakai untuk memutarba likkan fakta.
Dua bukunya yang paling sukses adalah Animal Farm (1945), sebuah buku alegori politik yang menyin dir rezim totaliter melalui kisah binatang di peternakan, dan Nineteen Eighty-Four (1949), sebuah novel distopia yang menceritakan tentang sebuah negara dengan peng awasan yang represif. Kedua buku ini menjadi karya klasik yang masih terus relevan hingga kini. Bentuk pe mikiran Orwell diabadikan dengan istilah “Orwellian” yang merujuk pada situasi politik yang penuh manipu lasi, pengawasan, dan pengekangan kebebasan berpikir.