Maya Adelia Putri hanyalah gadis kecil dengan impian besar,menjadi dokter, menyembuhkan luka, dan membawa harapan. Tapi semuanya hancur saat orang-orang terdekat justru melukai tubuh dan jiwanya. Diam, tenggelam dalam trauma, hingga merasa tak lagi layak dipercaya.Ini adalah kisah nyata tentang luka, penolakan, dan bangkit dari kehancuran. Tentang bagaimana seorang gadis bisa tetap mekar meski dibakar trauma. Karena dari abu yang kelabu, bisa tumbuh bunga yang kuat. Untukmu yang pernah merasa hancur, kisah Maya adalah pelita. Kamu tidak sendiri.
Kim Haruya, seorang penulis yang menjadikan menulis sebagai tempat pelarian dari segala emosi dan rasa tertekan yang ia rasakan. Awal dia menulis saat kelas 5 SD, yang hanya bermodalkan buku tulis dan pulpen saja. Tetapi, itu membuat hari-harinya penuh dengan bunga hingga sekarang. Kim Haruya menulis ini, agar melepaskan semua beban yang selama ini ia pikul. Dia juga berharap, semoga tulisannya selalu menemaninya selama proses pemulihan atau kapan pun itu.