Tunduk Pada Sang Direktur: Drama Romantis Erotis tentang Skandal Kantor, Dominasi Bos Wanita, dan Kehidupan Ganda Sang Bawahan.

· Love Story Publisher
2 reviews
Ebook
387
Pages
Eligible

About this ebook

Di balik kemewahan sebuah penthouse di puncak Jakarta, seorang bawahan yang ambisius menukar kesetiaannya dengan skandal kantor penuh gairah di bawah dominasi absolut sang bos wanita.

Bayu adalah pria dengan ambisi besar dan kehidupan asmara yang tenang bersama kekasihnya di rumah. Namun, segalanya berubah haluan ketika sebuah kebetulan menyeretnya masuk ke dalam sarang sang ratu—kediaman pribadi Bu Arini, Direktur di perusahaannya yang dikenal dingin, mapan, dan sangat berkuasa. Apa yang awalnya direncanakan sebagai lembur kerja biasa, dengan cepat berevolusi menjadi malam panjang penuh desahan. Terbuai oleh anggur merah dan wangi tubuh sang bos, pertahanan Bayu runtuh, memaksanya tunduk pada pesona liar wanita yang memegang kendali atas kariernya.

Kini, terikat dalam sebuah kesepakatan rahasia yang tak tertulis, Bayu menjalani kehidupan ganda yang mendebarkan. Di siang hari, ia adalah karyawan teladan dan tangan kanan kesayangan sang bos, menyembunyikan senyum penuh arti di balik jas formalnya. Di malam hari, ia merelakan dirinya didominasi di atas ranjang sutra, menikmati promosi jabatan dan kenikmatan tabu tanpa sedikit pun rasa penyesalan. Ketika uang, kekuasaan, dan seks liar berpadu, sejauh mana Bayu akan melangkah dalam permainan gairah yang memabukkan ini?

Daya Tarik Utama Buku Ini:

• Dominasi Bos Wanita (Sugar Mommy Trope): Dinamika kuasa (power dynamic) yang intens dan erotis antara petinggi wanita mapan dan bawahannya.

• Skandal Kantor yang Mendebarkan: Sensasi mencuri-curi waktu dan menjaga rahasia panas di tengah ketatnya profesionalisme perusahaan.

• Kehidupan Ganda & Ambisi: Konflik psikologis seorang pria yang berani bermain api, menikmati perselingkuhan dan keuntungannya secara terang-terangan.

• Eksplorasi Sensual di Penthouse: Adegan ranjang yang eksplisit, mewah, liar, dan penuh dengan permainan kontrol di tempat tertinggi ibu kota.

Beranikah Anda mengintip apa yang terjadi saat jam kantor telah usai? Baca sampel gratisnya sekarang dan saksikan sendiri harga manis dari sebuah kesuksesan!

***

“Sudah lama sekali aku tidak merasa diinginkan seliar ini. Di kantor, para pria takut padaku. Mereka menunduk hormat, memanggilku ‘Ibu’, dan menjaga jarak aman. Mantan-mantan kekasihku semuanya pergi karena merasa terintimidasi oleh kesuksesanku.” (Bab 1, Folder Tersembunyi di Laptop Keponakan)

“Sepasang payudaraku yang montok, besar, dan menggantung indah dengan puting cokelat yang tegang menantang, kini terpampang nyata di depan matanya. Tidak ada sensor, tidak ada pixel, tidak ada jarak lensa kamera. Ini daging ketemu daging. Nyata.” (Bab 2, Pijatan yang Salah Sasaran)

“Fenomena biologis pria yang sederhana, namun entah kenapa selalu berhasil membakar gairahku. Melihat benda itu berdiri gagah seolah memanggilku, rasa kantukku lenyap seketika. Rahimku, yang kukira sudah puas semalam, ternyata masih serakah.” (Bab 3, Kejutan Pagi Hari)

“Apa gunanya cinta kalau aku tidak bisa memberikan rasa aman? Apa gunanya setia kalau aku cuma bisa memberikan janji-janji kosong?” (Bab 4, Tekanan di Ujung Tanduk)

“Sukses mendapatkan kontrak senilai miliaran rupiah, tapi tidak punya uang delapan puluh ribu perak untuk pulang ke rumah. Ironi macam apa ini?” (Bab 5, Peluang Terakhir dan Kereta Terakhir)

“Saya suka laki-laki yang bekerja keras sampai lupa waktu. Itu... seksi.” (Bab 6, Pertemuan di Lobi Sunyi)

“Dia terlihat seperti dewi yang turun ke bumi hanya untuk menginspeksi manusia-manusia fana seperti aku.” (Bab 7, Masuk ke Sarang Ratu)

“Sari nggak ada di sini. Sari nggak tahu betapa capeknya kamu. Sari nggak tahu betapa dinginnya lobi itu. Sari nggak bisa kasih apa yang bisa saya kasih ke kamu malam ini... Panggil saya Arini.” (Bab 8, Anggur Merah dan Pertahanan yang Runtuh)

“Wangi ini menusuk langsung ke bagian primitif otakku, membungkam suara rasional yang melarangku... Ciuman itu awalnya hanya kecupan ringan, sebuah tes ombak. Tapi saat aku tidak mundur, Bu Arini menekan lebih dalam.” (Bab 9, Wangi Tubuh Sang Bos)

“Berada di dalam tubuh wanita paling berkuasa di kantor ini memberikan sensasi kepuasan ego yang tak terlukiskan. Aku merasa besar. Aku merasa penting.” (Bab 10, Kontrak Basah)

“Dengar itu, Bayu? Pacarmu sedih karena mengira kamu sakit, sementara kamu sedang mendesah nikmat dilayani bosmu. Aku merasa seperti sampah. Sampah yang paling nikmat di dunia.” (Bab 11, Panggilan Telepon di Tengah Desahan)

“Sari... maafkan aku. Aku tidak tahu bagaimana cara keluar dari perangkap sutra ini. Dan bagian terburuknya adalah... sebagian dari diriku tidak ingin keluar.” (Bab 12, Tidur di Ranjang Sutra)

“Di kantor... panggil Bu Arini lagi ya. Tapi kalau kita lagi berdua kayak gini... kamu milik Arini.” (Bab 13, Morning Wood dan Wajah Polos Bos)

“Ada kalanya wanita ingin diperlakukan bak putri. Tapi ada kalanya wanita ingin dilahap bak pelacur. Hari ini, aku butuh yang kedua.” (Bab 14, Kunjungan Akhir Pekan)

“Liat Tante, Im. Jangan merem. Liat siapa yang pegang kendali punya kamu.” (Bab 15, Pelajaran Tambahan untuk Keponakan)

“Singkatnya, Bayu... kamu milik saya. Tubuh kamu, waktu kamu, tenaga kamu... saya beli semuanya dengan harga yang pantas di surat itu.” (Bab 16, Promosi Jabatan)

“Kita cuma partner, Bayu. Partner ranjang dan partner kerja. Saya kasih kamu uang dan karir, kamu kasih saya kepuasan dan loyalitas. Hati kamu... kasih aja buat Sari. Saya cuma butuh badan kamu.” (Bab 17, Kesepakatan Rahasia)

***

Di balik kemewahan sebuah penthouse di puncak Jakarta, seorang bawahan yang ambisius menukar kesetiaannya dengan skandal kantor penuh gairah di bawah dominasi absolut sang bos wanita. Bayu adalah pria dengan ambisi besar dan kehidupan asmara yang tenang bersama kekasihnya di rumah. Namun, segala...

Discover more

Ratings and reviews

2 reviews

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.