Bicara soal musik Korea atau yang biasanya disebut K-pop, pastinya yang sangat berpengaruh dalam penyebaran Korean Wave secara global, adalah hadirnya boyband dan girlband yang memiliki warna unik dengan kemasan lengkap dan sanggup membuat anak muda terpikat. Yah, bagaimana tidak, sekali lihat saja kita bakal tersihir dengan elemenelemen musik yang dicampur dengan visual member yang tampan dan cantik, musik yang catchy dan bikin semangat, lirik yang adiktif, dance yang atraktif, konsep musik video yang menarik, kostum atau fashion yang glamor, dan tentu saja make up yang berkilau.
Agensi Hiburan papan atas di Korea Selatan, tahu benar bagaimana caranya memikat penggemar dengan membekali artis-artis asuhan mereka dengan beragam skill. Itulah kenapa industri hiburan di Korea Selatan memberlakukan sistem trainee, yaitu anak muda belasan tahun yang direkrut dari audisi, mendapatkan bimbingan dan keterampilan menjadi artis. Dari usia belia, mereka diberi keterampilan untuk menyanyi (yang tentu saja sebelumnya sudah diseleksi dari bakat yang dimiliki mereka), menari, berakting, memainkan instrumen musik, MC bahkan manner dan komunikasi sosial. Menjadi trainee artinya, seseorang akan tinggal di asrama bersama para trainee yang lain sembari melanjutkan sekolah (atau bisa juga sebaliknya, mengorbankan pendidikan demi menjadi idol). Itulah kenapa para idol baik boygroup atau girlgroup sangat lihai menari dan sangat kompak karena dari awal mereka dilatih untuk bisa menari dan menyanyi dalam waktu yang bersamaan.