Manifesto Storytelling: Suara Manusia di Era Artificial Intelligence

· Kutahu
Ebook
96
Pages
42% price drop on Oct 16

About this ebook

Hari ini, AI bisa menulis puisi, menyusun esai, dan merangkai skenario film lengkap dengan metafora yang menyentuh. Namun, di balik kecanggihan itu, ada satu hal fundamental yang hilang: Konsekuensi.

Dalam buku Manifesto Storytelling: Suara Manusia di Era AI, Yayan Sopyan mengajak Anda menyelami perbedaan ontologis antara "teks" yang diproduksi mesin dan "cerita" yang lahir dari rahim kesadaran manusia.

Mengapa Anda perlu membaca buku ini?

Memahami Jebakan "Mimicry": Bagaimana AI meniru emosi tanpa pernah merasakannya, dan mengapa "halusinasi" mesin berbahaya bagi kebenaran.

Melawan Logika Statistik: Belajar dari sejarah (seperti kasus perbudakan tahun 1860) bahwa keputusan manusia sering kali melawan data demi nilai moral—sesuatu yang mustahil dilakukan algoritma.

Menemukan Suara Asli: Panduan filosofis untuk memastikan tulisan Anda tetap memiliki "denyut jantung" dan niat yang otentik.

Buku ini bukan tutorial teknis prompt engineering. Ini adalah peta navigasi mental bagi penulis, jurnalis, pemimpin, dan siapa saja yang tidak ingin sekadar menjadi "kuli" bagi teknologi.

Kita tidak sedang bersaing dengan mesin. Kita sedang bertaruh untuk tetap menjadi manusia yang utuh. Karena sejauh ini, belum ada prompt yang bisa memerintahkan mesin untuk punya niat. Niat itu, sepenuhnya milik kita.

Hari ini, AI bisa menulis puisi, menyusun esai, dan merangkai skenario film lengkap dengan metafora yang menyentuh. Namun, di balik kecanggihan itu, ada satu hal fundamental yang hilang: Konsekuensi. Dalam buku Manifesto Storytelling: Suara Manusia di Era AI, Yayan Sopyan mengajak Anda menyelami ...

Discover more

About the author

Yayan Sopyan adalah seorang penulis esai dan jurnalis yang mendirikan salah satu media online pelopor di Indonesia. Dengan latar belakang yang kuat dalam jurnalisme dan minat mendalam pada filsafat praktis, Yayan berfokus pada irisan antara kemanusiaan dan teknologi. Karya-karyanya sering mengeksplorasi bagaimana kita tetap menjaga kewarasan dan "kedaulatan nalar" di era digital yang serba cepat. Buku ini adalah refleksi terbarunya tentang masa depan kreativitas manusia.

Yayan Sopyan adalah seorang penulis esai dan jurnalis yang mendirikan salah satu media online pelopor di Indonesia. Dengan latar belakang yang kuat dalam jurnalisme dan minat mendalam pada filsafat praktis, Yayan berfokus pada irisan antara kemanusiaan dan teknologi. Karya-karyanya sering mengeks...

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.