Di sudut Wales yang terlupakan, seorang gadis kecil mendekam di rumah singgah untuk anak-anak bermasalah. Jessie yakin setan sudah merasukinya ketika masih dikandung sang ibu. Dia percaya itulah penyebab kenakalan dan kepiawaiannya memintal cerita bohong. Itulah mengapa orangtuanya menelantarkannya. Itulah mengapa tidak ada yang menyayanginya.
Berbekal kesabaran dan kasih sayang, Hayden mulai menangani Jessie seminggu sekali. Namun, ketika Jessie menuduh salah satu staf rumah singgah melecehkannya, pekerjaan Hayden jadi berlipat ganda. Kini, selain mencari tahu akar permasalahan Jessie, Hayden juga harus mengungkap kebenaran tuduhan itu. Apakah Jessie benar-benar korban kekerasan seksual? Atau tuduhan itu lagi-lagi hanyalah kebohongannya saja?
Penulis dan terapis anak, Torey Hayden, sukses menuturkan kisah nyatanya menangani anak-anak didik luar biasa. Setelah membagikan kisah seorang gadis berusia 6 tahun yang membakar anak lelaki berusia 3 tahun sampai nyaris mati, dalam buku Sheila: Luka Hati Seorang Gadis Kecil, Torey Hayden merilis buku terbarunya, Lost Child yang mengisahkan Jessie, seorang anak yang tampaknya tak bisa membedakan antara realitas dan kebohongan.
Ikutilah cerita Hayden dan Jessie, seorang anak bermasalah yang melindungi diri di balik tembok kebohongan. Bagaimana perjuangan Hayden menguak rahasia-rahasia Jessie? Berhasilkah Hayden menyelamatkannya?
[Mizan Grup, Best Seller, Novel, Terjemahan, Bahasa Indonesia]
Lahir pada 21 Mei 1951 di Livingston, Montana, Amerika Serikat, dengan nama lengkap Victoria Lynn Hayden. Meraih gelar Bachelor of Arts di bidang kimia fisika—namun lebih tertarik bekerja menangani anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus—Torey Hayden kemudian mengambil gelar master di bidang pendidikan khusus. Dia juga sempat meneruskan pendidikan di tingkat doctoral, tetapi tidak menyelesaikannya.
Pada 1979, guru yang juga penikmat teater dan musik klasik ini menulis catatan pribadi mengenai seorang muridnya dan kemudian menyadari bahwa tulisan itu layak diterbitkan menjadi sebuah buku.
Pada 1980, One Child pun terbit dan langsung menjadi best-seller serta diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa (salah satunya ke dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit Qanita dengan judul Sheila: Luka Hati Seorang Gadis Kecil). Sejak itu, Torey produktif menulis, baik fiksi maupun nonfiksi.
Kini, Torey tinggal di North Wales, Inggris, bersama putri tunggalnya, Sheena.
Kunjungi situs resmi Torey Hayden: www.torey-hayden.com yang mengulas data pribadi dan buku-buku Torey, juga memuat pelbagai komentar, serta—yang paling menarik—kabar terbaik dari para tokoh dalam buku-bukunya.