Buku ini membawamu menembus waktu ke jantung kerajaan Camelot, mengikuti takdir seorang anak lelaki tak dikenal yang berhasil mencabut pedang legendaris Excalibur dari bongkahan batu. Anak tersebut kelak dinobatkan sebagai Raja Arthur, sosok pemimpin terbesar dalam sejarah mitologi Inggris. Bersama Arthur, Anda akan menyaksikan pembentukan ordo Ksatria Meja Bundar (Knights of the Round Table), sebuah persaudaraan elit yang diikat oleh sumpah kehormatan, keberanian, dan kesetiaan.
Thomas Malory adalah seorang ksatria dan penulis Inggris yang dikenal sebagai penyusun kisah Arthurian paling berpengaruh dalam bahasa Inggris. Ia diperkirakan lahir di Warwickshire pada awal abad ke-15 dan hidup pada masa pergolakan politik yang dikenal sebagai Wars of the Roses. Meskipun rincian kehidupannya tidak sepenuhnya pasti, para sarjana umumnya mengidentifikasikannya sebagai Sir Thomas Malory dari Newbold Revel.
Nama Malory dikenang terutama melalui karya monumentalnya, Le Morte d'Arthur, yang diselesaikannya sekitar tahun 1469. Dalam karya tersebut ia menghimpun dan menyusun kembali berbagai legenda Raja Arthur, Ksatria Meja Bundar, pencarian Holy Grail, serta runtuhnya kerajaan Camelot menjadi sebuah narasi yang utuh dan berkesinambungan. Karya ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1485 oleh William Caxton dan segera menjadi salah satu karya terpenting dalam sastra Inggris.
Keistimewaan Malory terletak pada kemampuannya menggabungkan berbagai sumber Prancis dan Inggris menjadi sebuah kisah yang tidak hanya menampilkan petualangan dan kepahlawanan, tetapi juga mengangkat tema-tema universal seperti kehormatan, kesetiaan, cinta, pengkhianatan, dan kejatuhan kekuasaan. Melalui Le Morte d'Arthur, ia membentuk citra Raja Arthur yang dikenal dunia hingga saat ini.
Lebih dari lima abad setelah kematiannya, Thomas Malory tetap dikenang sebagai tokoh penting dalam sejarah sastra Inggris. Karyanya menjadi sumber utama bagi berbagai adaptasi legenda Arthur dalam novel, puisi, drama, film, dan budaya populer modern, sekaligus mempertahankan warisan salah satu mitos terbesar dalam peradaban Barat.