Buku ini membahas konsep dasar lingkungan hidup, etika ekologis, dan hubungan timbal balik antara manusia dan alam. Di dalamnya juga diuraikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, integrasi nilai-nilai lingkungan dalam pendidikan formal dan nonformal, serta strategi pembelajaran berbasis ekopedagogik. Pendekatan yang digunakan bersifat multidisiplin, mengaitkan aspek ekologi, sosial, ekonomi, dan budaya untuk menciptakan pemahaman yang utuh.
Selain teori, buku ini juga menyajikan berbagai contoh praktik baik dari sekolah Adiwiyata, komunitas peduli lingkungan, dan gerakan hijau di Indonesia. Pembaca akan diajak memahami bagaimana peran individu, sekolah, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun budaya sadar lingkungan yang berkelanjutan.
Dengan bahasa yang mudah dipahami dan disertai ilustrasi kontekstual, buku ini layak menjadi referensi utama bagi mahasiswa, guru, dosen, dan siapa pun yang berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan. Melalui pendidikan lingkungan, kita diajak tidak hanya belajar tentang alam, tetapi juga belajar bersama alam dan untuk alam.
Syaifuddin Islami lahir di Ujung Gading pada 14 Juli 1980. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Sumatera Barat, kemudian melanjutkan studi di Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Andalas, dan lulus pada 2004. Kecintaannya terhadap isu lingkungan mendorongnya meraih gelar Magister Sains di bidang Ilmu Lingkungan dari Universitas Andalas pada 2007, dan saat ini ia sedang menempuh pendidikan doktoral di Program Studi Ilmu Lingkungan, Universitas Negeri Padang. Sejak 2024, Syaifuddin aktif sebagai dosen di Universitas Tamansiswa Padang, mengajar dan melakukan penelitian di bidang lingkungan dan pertanian berkelanjutan. Selain berkiprah di dunia akademik, ia juga merupakan praktisi nasional di bidang pengelolaan sampah, dengan pengalaman dalam pengembangan ekonomi sirkular metode bank sampah, budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly), dan produksi Eco Enzyme sebagai solusi pengelolaan sampah organik. Ia aktif menulis serta mengembangkan riset berbasis lingkungan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan hidup, dengan komitmen kuat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu dan praktik lingkungan berkelanjutan di Indonesia. Kontak: WA: 0812-6607-4423 | Email: syaifuddinislami1980.si@gmail.
Nurhasan Syah lahir di Bukittinggi, 5 November 1960. Merupakan Lektor Kepala serta Dosen Tetap Fakultas Teknik dan Program Pascasarjana Universitas Negeri Padang sejak tahun 1986 sampai sekarang. Menamatkan pendidikan sekolah dasar sampai menengah di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, S-1 (Sarjana Pendidikan Teknik) di Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan IKIP Padang (1985), S-2 (Magister Pendidikan Teknologi dan Kejuruan) di Pascasarjana IKIP Jakarta dengan KPK (Kegiatan Pengumpulan Kredit) di IKIP Yogyakarta (1992), dan S-3 (Doktor Pendidikan) di Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta dengan Prodi Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (1997). Sebagai Wakil Dekan 1 Fakultas Teknik UNP (1999-2002) dan Ketua Prodi Magister Ilmu Lingkungan UNP (2000-2002). Di samping sebagai akademisi sekaligus praktisi di bidang lingkungan hidup, sebagai Pembina dan Penilai Sekolah ADIWIYATA Sumatera Barat, Dr. Nurhasan Syah, M.Pd. juga telah berkecimpung di birokrat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat (2002-2007). Sebagai Cluster Coordinator Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan BKPSDMP Kemendikbud RI (2009-2013). Aktivitas sehari-hari saat ini, di samping mengajar di D-3, S-1, S-2, dan S-3, juga sebagai Direktur Sekolah Pembangunan Laboratorium (Lab School) Universitas Negeri Padang. Beristrikan Henny Wilda Wilmar, S.Pd. dikarunia 1 orang putri (Elrisfa Magistarina, S.Psi., M.Sc.) dan 2 orang putra (Elrizki Mardhi Hasan, S.Kom. dan Elhafizh Mufidil Hasan).
Eri Barlian lahir di Padang 1961. Menempuh Pendidikan SD Negeri 14 Padang, SMP Negeri 1 Padang, dan SPMA Negeri Padang. Memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Kepelatihan di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Padang tahun 1986. Menamatkan Program Magister Pascasarjana Prodi Ilmu Lingkungan (Human Ecology) di Universitas Indonesia 1991. Menyelesaikan Program Doktor PKLH di Universitas Negeri Jakarta 1999. Memperloleh gelar Guru Besar pada tahun 2008. Tahun 2000 sampai 2013 menjadi Kaprodi Magister Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Negeri Padang. Tahun 2016 menjadi Kaprodi Doktor Ilmu Lingkungan dan 2021 - 2024 menjadi Kaprodi S2 & S3 ilmu lingkungan pascasarjana Universitas Negeri Padang. Penulis memiliki bidang keahlian Ilmu Lingkungan (Ekologi Manusia) dan sport Environment. Publikasi Riset scopus 3 tahun terakhir yaitu; GIS And Ahp-Based Flood Zoning and Conservation Strategies in the Tarusan Watershed, Indonesia; Plogging as a Promotion of Sustainable Environmental Ideology Through Sports; Priority Model of Tourism Development in Pariaman City. Penulis menghasilkan karya ilmiah berupa buku dalam 3 tahun terakhir seperti; Ekologi Manusia (2021), Konsep dan Aplikasi Ekologi Manusia (2022), IKN Ibu Kota Negara (2023), dan Baduy di Tengah Moderenisasi (2024). Terlibat dalam kegiatan pengabdian Masyarakat dan kerja sama lintas disiplin Ketua tim pengabdian masyarakat untuk Mitigasi Banjir Kabupaten Lima Puluh Kota. Penulis saat ini menjadi Dewan pakar Forumdas Sumbar dan Pengurus PEPSILI serta Pembimbing Mahasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU).
thvi Marhamah lahir di Padang pada tanggal 03 Juli 1994, anak kedua dari tiga bersaudara, pasangan Ayahanda Edison Gafar dan Ibunda Dra. Zurrahmi Muchtar. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) di Jurusan Geografi, Universitas Negeri Padang pada tahun 2017, kemudian melanjutkan pendidikan Magister (S2) di Program Studi Ilmu Lingkungan, Universitas Andalas, dan lulus pada tahun 2020. Saat ini, ia sedang menempuh pendidikan Doktoral (S3) pada Program Studi Ilmu Lingkungan, Universitas Negeri Padang, dengan bidang fokus pada Tataruang dan Ekologi Pesisir. Penulis aktif sebagai dosen di Universitas Negeri Padang, dengan bidang keilmuan yang berkaitan dengan lingkungan hidup, mitigasi bencana, dan tata ruang wilayah pesisir.
Edison Zelmi lahir di Batusangkar pada tanggal 11 November 1975, Suami dari dr. Elsi Kemala Putri, Sp.DV, FINSDV dan ayah dari Muhammad Rais Qowiyyunnazhif. Menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) pada Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor Jawa Barat pada tahun 2000, kemudian melanjutkan pendidikan Magister (S2) di Jurusan Magister Manajemen Sumber Daya Manusia Universitas Negeri Padang dan lulus tahun 2005. Tahun 2024 melanjutkan pendidikan Doktoral (S3) pada Program Studi Ilmu Lingkungan pada Universitas Negeri Padang. Saat ini bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (Kepala Dinas Lingkungan Hidup) pada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.
Fenty Kurnia Oktorina lahir di Pekanbaru tanggal 31 Oktober 1978. Ia menyelesaikan pendidikan S1 pada progam studi Teknik Informatika STMIK Jabar dan S2 Advanced Computer – Glasgow Caledonian University UK. Saat inisedang menempuh pendidikan S3 Ilmu Lingkungan di Universitas Negeri Padang. Ia aktif sebagai dosen Prodi Teknik Informatika Politeknik Kampar sejak 2008 dengan fokus pengolahan data komputasi.
Fitri lahir di Payakumbuh, 21 Mei 1980. Menamatkan S1 di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, Jurusan Teknik Informatika pada tahun 2006 dan S2 di Pasca Sarjana Universiti Kebangsaan Malaysia Jurusan Sains Komputer tahun 2011. Penulis bekerja sebagai Dosen Program Studi Teknik Informatika Di Politeknik Kampar sejak 2008 Pada saat ini diangkat sebagai Wakil Direktut III Bidang Kerja Sama, Humas dan Pusat Karier Politeknik Kampar- Riau. Di bidang Lingkungan Hidup, penulis memfokuskan diri dalam Permodelan Spacial Lingkungan Hidup dan Rekayasa Permodelan Lingkungan Hidup.
Mardayeli Danhas lahir di Kota Bukittinggi Tanggal 17 Maret 1980. Menamatkan S1 di Fakultas Teknik Universitas Andalas Jurusan Teknik Lingkungan pada tahun 2003 dan S2 di Pasca Sarjana Jurusan Perencanaan Pembangunan pada tahun 2011. Penulis bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara sejak 2003 pada bidang urusan Pekerjaan Umum, Lingkungan Hidup dan Perencanaan Pembangunan sampai akhirnya diangkat sebagai Widyaiswara Ahli Madya pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumatera Barat. Di bidang Lingkungan Hidup, penulis menggeluti berbagai program peningkatan kesadaran lingkungan untuk komunitas masyarakat, sekolah maupun pemerintahan.
Suci Mardyah Lahir di Padang Panjang tanggal 1 September 1982, anak sulung dari tiga bersaudara, pasangan ayahnda H. Ahmad Amin Chan dan Ibunda Hj. Netti Herawati. Memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Islam di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Yogyakarta (20102013) dan Magister Economic Of Development dari jurusan Manajemen Aset dan penilaian Publik di Universitas Gadjah Mada (2010-2012). Memiliki tiga orang putra dari pasangan Rais, SEI, MM dan bekerja sebagai widyaiswara pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Barat. Saat ini penulis melanjutkan studi di program doktoral pada Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Padang.
Silvia lahir di Salimpaung Tanah Datar, tanggal 13 Januari 1976, Anak Sulung dari tiga bersaudara,pasangan Ayahanda H.Muhammad Nashir dan Ibunda Hj.Irdawati. Memperoleh gelar Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners dari Universitas Andalas, dan Magister Biomedik dari Universitas yang sama pada tahun 2010. Saat ini penulis malanjutkan studi program doctoral pada Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Padang, dan menunaikan amanah sebagai dosen di Universitas Fort de Kock Bukittinggi.
Sutria Desman lahir di Maninjau tanggal 17 Agustus 1973. Penulis adalah dosen tetap pada Program Studi Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknologi Payakumbuh. Menyelesaikan S1 pada jurusan Teknik Sipil Universitas Bung Hatta dan melanjutkan S2 pada Jurusan Ilmu Lingkungan di Universitas Negeri Padang. Saat ini penulis sedang menempuh program Doctoral pada Jurusan Ilmu Lingkungan di Universitas Negeri Padang dengan focus pada bidang Green Building dan Sustainable Development. Penulis dapat dapat dihubungi melalui e-mail: ris.abak44@gmail.com.
Fajar Agung Mulia lahir di Pasaman pada tanggal 29 Juni 2000. Menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) pada Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Bung Hatta, pada tahun 2021. Melanjutkan pendidikan Magister (S2) pada Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Diponegoro, dan lulus pada tahun 2024. Saat ini, penulis sedang menempuh pendidikan Doktor (S3) pada Program Studi Ilmu Lingkungan, Universitas Negeri Padang. Bidang keilmuan dan penelitian penulis berfokus pada tata ruang, kebencanaan, serta sistem informasi geografis (SIG).
Rachma Deli Fachrin lahir di Padang pada tanggal 29 Desember 1998. Menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) pada Program Studi Pendidikan IPA di Universitas Negeri Padang dan lulus pada tahun 2020. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan Magister (S2) pada Program Studi Ilmu Lingkungan di Universitas Negeri Padang dan lulus pada tahun 2023. Saat ini, ia sedang menempuh pendidikan Doktoral (S3) pada Program Studi Ilmu Lingkungan di Universitas Negeri Padang. Fokus keilmuan dan penelitiannya berada pada bidang pendidikan lingkungan, mitigasi bencana, serta pengelolaan sumber daya alam. Selain itu, Rachma Deli Fachrin juga aktif sebagai konsultan lingkungan, khususnya dalam penyusunan AMDAL, UKL-UPL dan KLHS.
Sri Wahyuni ahir di Bangkinang (Kampar), 14 April 1982, adalah seorang dosen di Program Studi Teknik Pengolahan Sawit Politeknik Kampar, Bangkinang, Riau. Beliau telah mengabdi sebagai dosen sejak tahun 2008. Penulis menyelesaikan pendidikan Sarjana di Universitas Padjadjaran pada tahun 2007 dengan fokus pada Hama dan Penyakit Tanaman, kemudian meraih gelar Magister Teknologi Industri Pertanian di Institut Pertanian Bogor pada 2015. Saat ini, beliau sedang menempuh pendidikan Doktor di Universitas Negeri Padang, dengan fokus kajian di bidang Ilmu Lingkungan, terutama dalam Life Cycle Assessment (LCA) dan Pemodelan Lingkungan. Selain mengajar, beliau juga aktif mengikuti pelatihan dan workshop terkait pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan analisis dampak lingkungan.
Siti Aisyah lahir di Palembang pada tanggal 27 Mei 1995. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) di Jurusan Budidaya Perairan pada tahun 2016, kemudian melanjutkan pendidikan Magister (S2) di Jurusan Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Pesisir, dan Kelautan Universitas Bung Hatta dan lulus pada tahun 2018. Saat ini, ia sedang menempuh pendidikan Doktoral (S3) pada Program Studi Ilmu Lingkungan di Universitas Negeri Padang dengan bidang fokus adalah pengelolaan lingkungan perairan, pesisir dan pulau kecil. Siti Aisyah aktif sebagai dosen di Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Sains, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat. Fokus keilmuan dan penelitiannya berada pada bidang manajemen sumberdaya perairan serta sosial bisnis perikanan. Selain berkecimpung di dunia akademik, ia juga aktif berwirausaha dalam bidang pengolahan produk perikanan di Kota Padang. Dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, Siti Aisyah menjabat sebagai Pembina Komunitas Pecinta Mangrove di Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat serta dipercaya sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Manusia di Ikatan Duta GEMARIKAN Provinsi Sumatera Barat.
Romiyadi Penulis lahir di Kota Bengkalis, Provinsi Riau dan saat ini merupakan dosen pada Program Studi D3 Perawatan dan Perbaikan Mesin di Politeknik Kampar. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Mesin di Universitas Hasanuddin, melanjutkan studi Magister (S2) Teknik Mesin di Universitas Indonesia, serta menempuh pendidikan Profesi Insinyur di Universitas Muslim Indonesia. Saat ini, beliau tengah menempuh studi doktoral (S3) dalam bidang Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Padang. Bidang keahlian yang ditekuni meliputi teknik mesin, perancangan mekanik, pengembangan material berbasis biomassa, serta optimalisasi perawatan mesin industri. Selain itu, beliau juga memiliki minat penelitian pada energi terbarukan, pengolahan limbah sawit berkelanjutan, dan strategi mitigasi bencana berbasis penataan ruang.
Nurbit lahir di Koto Tuo Sumatera pada tanggal 31 Desember 1962. Koto Tuo Sumatera adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Desa tersebut telah tenggelam bersamaan dengan 8 desa lainnya pada saat pengenangan Waduk PLTA Koto Panjang pada tahun 1995, seluruh penduduk yang desanya ditenggelam direlokasi ke pemukiman baru disekitar Kawasan Danau PLTA tersebut dengan penamaan desa yang sama dengan nama desa sebelum tenggelam oleh genangan air waduk PLTA Koto Panjang . Penamaan Koto Tuo Sumatera juga ada kaitan dengan penunjukan pulau tempat kelahiran yakni Pulau Sumatera, dimana ketika pada tahun 1975 menamatkan Sekolah Dasar dari Sekolah Dasar Negeri 02 Meral Tanajung Balai Karimun Kabupaten Kepulaun Riau Provinsi Riau pihak sekolah meminta agar disebutkan nama Pulau dimana Desa Koto Tuo tersebut berada. Penulis menamatkan pendidikan S1 pada Universitas Terbuka Jurusan Administrasi Negara pada tahun 2004 dan menyelesaikan Pendidikan S2 Magister Hukum Program Pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR) tahun 2006. Penulis setelah purna tugas sebagai ASN Pemerintah Kabupaten akhir tahun 2022, selanjutnya sejak awal tahun 2023 sampai saat ini mengadi sebagai Dosen pada Politeknik Kampar Provinsi Riau.
M.Ridwan lahir di Pariaman pada tanggal 3 Januari 1982. Saat ini mengabdi sebagai dosen pada Program Studi Teknik Informatika, Politeknik Kampar, Bangkinang, Riau, dan telah mengajar sejak tahun 2008. Meraih gelar Sarjana Teknik (S.T.) di bidang Teknik Elektro dari Universitas Andalas (2007) serta Magister Teknik (M.Eng.) di bidang Teknik Elektro dengan spesialisasi Teknik Kendali dari Universitas Indonesia (2015). Selain itu, saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral (S3) di Universitas Negeri Padang pada Program Studi Ilmu Lingkungan. Bidang penelitian yang digeluti meliputi Internet of Things (IoT) untuk lingkungan dan machine learning lingkungan.
Yozarwardi Usama Putra lahir di Padang, Sumatera Barat pada 6 April 1969. Menamatkan S1 di Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) Jurusan Manajemen Hutan pada tahun 1993 dan S2 di Pengembangan Wilayah dan Pedesaan Program Pasca Sarjana Universitas Andalas Padang pada tahun 2006. Penulis berkiprah sebagai birokrat di bidang kehutanan dan pemberdayaan masyarakat selama lebih dari 32 tahun. Selama di kehutanan dan pemberdayaan masyarakat, Yozarwardi banyak berfokus kepada pemberdayaan masyarakat disekitar hutan melalui Perhutanan Sosial dan pengembangan ekonomi hijau di Sumatera Barat. Selama menjadi birokrat, Yozarwardi juga aktif mengajar pada sebuah Perguruan Tinggi di Lubuk Sikaping Pasaman. Saat ini, Yozarwardi menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat. Tahun 2024, Yozarwardi melanjutkan studi Doktoral (S3) di bidang Ilmu Lingkungan pada Universitas Negeri Padang. Di bidang Lingkungan Hidup, Yozarwardi menggeluti berbagai program pengelolaan Sumber Daya Hutan, pengelolaan perhutanan sosial, penurunan emisi Gas Rumah Kaca, dan program ekonomi hijau di pedesaan.
Hendrio Fadly lahir di Solok, 26 Maret 1984. Ia meraih gelar Sarjana Kehutanan (S1) dari Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor (2008), serta Magister (S2) dari Program Studi Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana Universitas Andalas (2019). Sejak 2024 hingga sekarang, ia menempuh studi Doktor (S3) Ilmu Lingkungan di Program Pascasarjana Universitas Negeri Padang. Sebagai Aparatur Sipil Negara, saat ini bertugas sebagai Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Bukit Barisan Unit V, Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat. Fokus kerjanya meliputi tata kelola hutan lindung dan hutan produksi, penguatan pengelolaan Perhutanan Sosial, pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan, pemetaan serta analisis spasial (GIS), dan pengembangan strategi pengelolaan wisata alam yang berkelanjutan.
Rama Nanda lahir di Jakarta pada 7 Mei 1987. Ia menuntaskan pendidikan sarjana (S1) di Jurusan Teknik Kimia tahun 2010, berpengalaman dalam dunia industri kimia sebagai Quality Assurance Head menjaga kualitas produk ramah lingkungan pada (2011). Pada dunia sosial, ekonomi dan lingkungan ia juga sebagai Program Management mengembangkan konsep pemberdayaan integrasi wilayah Aceh sampai Papua dalam Community Development Nasional pada (2013), dilanjutkan sebagai Branch Manager Lembaga Zakat Nasional Rumah Zakat Sumatera Barat (2014) melaksanakan pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan serta terbentuk tim relawan nusantara RZ Sumbar aktif dalam mitigasi dan evakuasi kebencanaan. Konsultan Pemberdayaan Laznas Yakesma (2022) mengembangkan program pemberdayaan kelompok wanita tani budidaya dan olahan jamur. Penulis juga amanah sebagai Coach and Consultant Business and Development di NGO International Junior Achievement (2023). Ia memperoleh gelar (S2) di Ilmu Lingkungan Universitas Andalas pada (2023), dan melanjutkan studi (S3) Ilmu Lingkungan di Universitas Negeri Padang (2024). Saat ini penulis berfokus menjadi Dosen Program Studi (S1) Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Padang yang mendalami kepakaran manajemen persampahan.
Dewi Rahmadani Siregar adalah seorang peneliti lingkungan muda dan kandidat doktor yang tengah menempuh studi S3 Ilmu Lingkungan melalui beasiswa prestisius Pemerintah Indonesia, PMDSU (Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul). Lahir di Padangsidimpuan pada tanggal 16 Juli 2000. Ia menempuh Pendidikan Dasar di SD Negeri 100040 Pasar Matanggor, dilanjutkan di MTSS Baitur Rahman hingga SMA Negeri 1 Batang Onang, di mana ia aktif dalam berbagai kegiatan ilmiah yang membentuk pola pikir kritisnya. Perjalanan ini membawanya untuk mendalami ilmu pengetahuan ke jenjang perguruan tinggi. Ia kemudian mendapatkan gelar Sarjana tahun 2022, kemudian meraih gelar Magisternya tahun 2024 di Universitas Negeri Padang. Dan saat ini memfokuskan seluruh kapasitas intelektualnya untuk menempuh Pendidikan Doktoral (S3) di bidang Ilmu Lingkungan.
Durain Parmanoan S lahir di Simasom, Padangsidimpuan, Sumatera Utara pada 4 Desember 1968. Menamatkan S1 di Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) Jurusan Teknik Kimia pada tahun 1993 dan S2 di Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2006. Penulis berkiprah sebagai praktisi di industri selama lebih dari 32 tahun, industri kelapa sawit dan industri persemenan. Selama di industri, Durain malang melintang membidangi proses dan operasi produksi, perencanaan teknik, SHES, penelitian dan pengembangan, jaminan kualitas, enjiniring dan proyek di hampir semua lokasi pabrik Semen Indonesia Group (SIG) di seluruh Indonesia. Selama menjadi praktisi di industri, Durain juga aktif mengajar di banyak perguruan tinggi di Sumatera dan Jawa. Setelah pensiun dari industri pada awal tahun 2025, Durain menjadi akademisi di Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (UNP). Tahun 2024, Durain melanjutkan studi Doktoral (S3) di bidang Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Padang. Di bidang Lingkungan Hidup, Durain menggeluti berbagai program peningkatan efisiensi pembakaran dan energi, pengelolaan limbah dan emisi serta peningkatan kinerja dan pengelolaan lingkungan di industri semen.
Arlian Firda lahir di Pekanbaru pada tanggal 31 Agustus 1987. Saat ini mengabdi sebagai dosen pada Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru, Riau, telah mengabdi sebagai dosen sejak tahun 2014. Meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) di Prodi Pendidikan Biologi dari Universitas Riau (2009) serta Magister Sains(M.Si.) di Prodi Biosains Hewan dari Intitut Pertanian Bogor (2013). Selain itu, saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral (S3) di Universitas Negeri Padang pada Program Studi Ilmu Lingkungan.
Agus Chandrawijaya Lahir di Tanjungpinang pada 11 Agustus 1986, Agus Chandra Wijaya, A.Md, SH, SE adalah seorang Anggota DPRD Kota Tanjungpinang dua periode, yaitu periode 2019–2024 dan 2024–2029 dari Fraksi Partai NasDem. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di sekolah Katolik Tanjungpinang dan SMKN 1 Tanjungpinang, kemudian melanjutkan pendidikan tinggi dengan meraih gelar Sarjana Hukum di Universitas Putera Batam dan Sarjana Ekonomi di STIE GICI Batam. Untuk memperluas wawasan internasional, ia menempuh studi Magister di bidang International Business di Open University Malaysia, serta memperoleh berbagai sertifikasi profesional di bidang perkapalan, kepabeanan, dan logistik internasional. Selain itu, ia aktif dalam berbagai organisasi sosial dan ekonomi, pernah menjabat sebagai Ketua Generasi Muda Perhimpunan Indonesia Tionghoa (GEMA INTI) Kota Tanjungpinang, serta menjadi deklarator pendiri GEMA INTI tingkat nasional mewakili Provinsi Kepulauan Riau. Saat ini, ia tengah menempuh pendidikan doktoral (S3) di bidang Ilmu Lingkungan dengan fokus penelitian pada kontribusi kewirausahaan sosial terhadap pengelolaan sumber daya dan peningkatan pendapatan asli daerah. Melalui riset dan pengabdiannya, ia berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.