Arga telah menghabiskan hidupnya meracuni dirinya sendiri dengan kata-kata negatif. Ia mengeluh tentang nasib, mencela orang tua, dan meremehkan teman, hingga akhirnya kehilangan segalanya: pekerjaan, keluarga, dan harga diri. Di titik terendah, sebuah mimpi misterius memberinya peringatan keras: "Ucapanmu adalah masa depanmu."
Dari sanalah dimulainya perjalanan panjang Arga untuk membongkar kebiasaan lamanya. Sebuah proses menyakitkan untuk mengganti racun di lisannya dengan madu doa. Di tengah pergulatan itu, ia bertemu Aira, wanita lembut yang menjadi cermin kesabarannya.
"Ucapan Adalah Doa" adalah novel dramatis yang akan membuat Anda tertegun, menangis, dan akhirnya tersenyum haru. Kisah ini membuktikan bahwa takdir bukanlah sesuatu yang statis; ia bisa diubah, dibentuk ulang, dan dihias indah hanya dengan menjaga apa yang keluar dari mulut kita.
Baca novel ini, dan ubahlah hidupmu mulai dari kata berikutnya.
ratmin adalah seorang penulis dan pengamat humanis yang percaya bahwa kekuatan terbesar manusia terletak pada kata-katanya. Lahir dan besar di tengah dinamika kehidupan yang penuh tantangan, Suratmin menemukan bahwa perubahan nasib seringkali bermula dari perubahan cara bicara dan pola pikir.
Karyanya banyak mengeksplorasi tema pengembangan diri, spiritualitas praktis, dan romantisme yang menyentuh hati. Bagi Suratmin, menulis bukan sekadar profesi, melainkan sarana untuk menebar benih kesadaran bahwa setiap manusia memiliki kuasa untuk mengubah dunianya sendiri melalui niat dan ucapan yang tulus.
Saat tidak sedang menulis, Suratmin gemar menghabiskan waktu untuk berdiskusi santai tentang kehidupan, mendengarkan cerita orang lain, dan mencari keindahan dalam hal-hal sederhana. "Ucapan Adalah Doa" adalah novel yang diterbitkan oleh Prabu Pustaka, yang diharapkan dapat menjadi teman refleksi bagi siapa saja yang sedang mencari arah dalam hidup.