Melalui kisah nyata yang penuh petualangan, kehangatan, dan warna kehidupan Suku Sawi, Anak Perdamaian yang Sempurna mengajak anak-anak mengenal arti perdamaian dan kasih Allah. Sebuah kisah tentang bagaimana Allah memakai sesuatu yang sederhana untuk memperkenalkan perdamaian yang kekal melalui Yesus, Sang Anak Perdamaian yang Sempurna.
Cerita bergambar untuk anak dan keluarga—menyentuh hati, membuka percakapan, dan menumbuhkan iman. Temukan juga link menarik di dalam gambar yang akan memperkaya wawasan dan imajinasi buah hati Anda.
STEVE RICHARDSON besar di rimba berawa, Papua, Indonesia, menghindari buaya-buaya ganas dengan sampannya dan mendengarkan orang tuanya menyampaikan kabar baik tentang Yesus kepada penduduk setempat. Setelah dewasa, Steve menjadi pemimpin lembaga Pioneers-USA, yang mengutus para misionaris ke seluruh dunia. Dua bukunya yang pertama adalah Is the Commission Still Great? (yang membahas berbagai kesalahpahaman tentang misi) dan Not on Board (yang menceritakan misi paling terpaksa di sepanjang sejarah). Perfect Peace Child adalah buku bergambar pertamanya. Sekarang Steve tinggal di Orlando bersama dengan istrinya, Arlene, dikelilingi para cucu dan -kadang-kadang- aligator!
MAXINE MCDONALD lahir di surga para bajak laut, Kepulauan Karibia. Dia sempat pindah ke Kutub Utara, Pegunungan Himalaya, dan akhirnya ke markas para bajak laut lainnya di seberang lautan. Teman-teman yang pernah ditemui dan kisah-kisah yang pernah didengar selama perjalanan dituangkan ke dalam berbagai buku untuk orang-orang dewasa dan anak-anak, termasuk Items May Have Shifted, The Most Important Story in the World, dan What Christian Have Always Believed. Maxine bergabung dengan Pioneers pada 2013 dan kini tinggal di Florida. Ia tidak pernah melewatkan kisah-kisah menarik di seberang cakrawala.
SARAH NUNNALLY adalah ilustrator Kristen yang memiliki pengalaman pelayanan lintas budaya; setelah mengikuti kursus Perspectives on the World Christian Movement, ia dan keluarganya tergerak untuk melayani di Asia Selatan dan tinggal di sana selama hampir 9 tahun. Ketika mendapat kesempatan mengilustrasikan Perfect Peace Child, Sarah sedang berada di Asia Tenggara—wilayah yang menjadi latar kisah Sawi dalam buku tersebut—sehingga proyek ini menjadi pengalaman yang sangat personal baginya. Melalui ilustrasinya, ia berusaha menghidupkan kisah nyata tentang perdamaian, iman, dan karya Tuhan di tengah masyarakat Sawi bagi generasi anak-anak masa kini.