Sebuah jawaban yang lebih lengkap akan sulit dicapai. Jurang budaya antara Indonesia (yang hampir sama sekali tidak saya ketahui) dan Amerika Serikat dari banyak segi, saya yakin, sangat besar. Amerika Serikat memiliki budaya yang sekular dalam sebagian besar bidang kehidupannya, dalam arti bahwa agama memainkan peranan yang relatif kuat dalam kehidupan pribadi, namun melemah, walaupun kian menguat juga akhir-akhir ini, jika memasuki kehidupan publik. Dalam banyak hal, sistem Amerika bekerja berdasarkan asumsi bahwa pasar-pasar swasta menawarkan harapan-harapan yang terbaik dalam hal penataan hubungan-hubungan sosial, yang berarti bahwa hubungan-hubungan yang berdasarkan status, yang ditentukan oleh darah atau perkawinan, yang terlepas dari keinginan individu, memainkan peran yang relatif kecil dalam masyarakat kami. Saya tidak hendak meng-idolakan dalil itu karena salah satu sebab mengapa saya sangat memper-hatikan teori tentang pengaturan adalah bahwa saya percaya bahwa negeri kami masih terlalu banyak diatur. Namun ketimbang negara-negara lain di seluruh dunia, ia termasuk yang sangat bebas.
Sebuah jawaban yang lebih lengkap akan sulit dicapai. Jurang budaya antara Indonesia (yang hampir sama sekali tidak saya ketahui) dan Amerika Serikat dari banyak segi, saya yakin, sangat besar. Amerika Serikat memiliki budaya yang sekular dalam sebagian besar bidang kehidupannya, dalam arti bahwa...