Peserta didik dijadikan sebagai subjek belajar yang menggali ilmu dari berbagai sisi, baik dari sisi pola pembelajaran, maupun dari memuliakan guru guna mendapatkan kemanfaatan dan keberkahan ilmu yang didapatkannya. Etika peserta didik lebih ditekankan pada pelayanan diri terhadap ahli ilmu, kitab yang dipelajari dan tata cara mencari ilmu dengan pendekatan riyadhoh. Sementara itu, guru atau kiai dijadikan sosok manusia yang berilmu dan mulia yang wajib dihormati setiap waktu. Memuliakan ahli ilmu sama halnya dengan memuliakan ilmu. Membaktikan diri untuk memuliakan ahli ilmu merupakan bagian penting dari munculnya keberkahan dan kemanfaat ilmu.