Nurul Hidayah, dilahirkan di Berau, 17 November 1997. Riwayat Pendidikan
SDN 004 Tanjung Redebdan Menengahnya ditempuh di Kota Malang,
kemudian melanjutkan kuliah studi S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Tanjung Redeb tahun 2018-2021. Kemudian, kembali melanjutkan S2
Pendidikan Agama Islam di Universitas Muhammadiyah Malang (20212023)
dan saat ini sedang menempuh jen- jang S3 Pendidikan Agama
Islam di Universitas Muhammadiyah Malang pada awal tahun 2023. Semasa
sekolah, ia aktif mengikuti lomba MTQ mulai dari tingkat kecamatan
hingga provinsi. Selain itu, pernah meraih juara 1 lomba pidato bahasa
Arab se-kalimantan Timur pada ajang Pekan seni siswa madrasah. Aktif
berorganisasi pada perserikatan ‘Aisyiyah dan saat ini menjabat sebagai
Ketua Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (2022-2027).
Kecintaannya pada dunia anak dan pendidikan membuatnya mengabdikan
diri bekerja di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal II Tanjung Redeb.
Tobroni, adalah Guru Besar bidang Filsafat Pendidikan Islam di Universitas
Muhammadiyah Malang (UMM). Ia lahir di Blitar dan meraih gelar
doktor dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2005). Pada 2009, di usia
43 tahun, ia dikukuhkan sebagai guru besar. Pernah memperoleh sertifikat
internasional, antara lain dari Leipzig University dan Hamburg University
Jerman (2003), serta McGill University Kanada (2006). Ia juga menjadi Research
Fellow di University of Malaya (2008) dan Visiting Professor di sana
(2009–2010). Tobroni pernah menjabat Dekan FAI UMM(2017–2021) dan
kini Ketua Dewan Guru Besar UMM (2024–2028). Ia aktif sebagai asesor
BAN-PT, LAMDIK, staf ahli PT Telkom, serta terlibat di PP Muhammadiyah
dan berbagai universitas di Indonesia maupun Malaysia. Penghargaan
yang diraih antara lain Dosen Berprestasi UMM, Penulis Buku Terbaik
Kemendikbud dan Kemenag, Presenter Terbaik AICIS, serta Academic
Leader LLDikti Wilayah VII (2024).
Khozin, lahir di Lamongan, 6 April 1965, Gelar Doktor S3 bidang Ilmu
Pendidikan dengan Keahlian Integrasi Sains dan Islam di Universitas Islam
Negeri Sunan Gunung Djati Bandung lulus tahun 2015. Jabatan Profesor
diperoleh pada tahun 2024 bidang Ilmu Pendidikan Islam. Saat ini menjabat
sebagai Dekan Fakultas Agama Islam di Universitas Muhammadiyah
Malang dan sebagai ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah
Muhammadiyah Jawa Timur. Karya Ilmiah dalam bentuk buku antara
lain; Menguatkan Pendidikan Muhammadiyah (2005); Sufi tanpa Tarekat:
Praksis Keberagaman Muslim Puritan Muhammadiyah (2013); Pengembangan
Keilmuan Integratif di perguruan Tinggi Keagamaan islam (2016);
Pendidikan islam sebagai Strategi Transformasi budaya (2021); Konstruksi
Tujuan pendidikan Islam (2023); dan Kematian sebagai tema Utama Ajaran
Keruhanian Kyai Ahmad Dahlan (proses).
Abdul Haris, lahir di Bojonegoro tanggal 17 April 1967, Masa Studi
MI-MA di Pondok Pesantren Attanwir Talun, Bojonegoro, S1 Pendidikan
Bahasa Arab di IAIN Malang, S2 Bahasa Arab di Universitas Khortum
Sudan dan S3 Pendidikan Bahasa Arab di Maulana Malik Ibrahim Malang,
Selama ini mulai mengajar mata kuliah pendidikan bahasa arab baik di
bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Gelar guru besar bidang pendidikan bahasa arab diperoleh pada tahun
2024. Sampai saat ini telah menciptakan 13 buku terkait dengan bahasa
arab disamping artikel di jurnal nasional maupun nasional.