Buku berjudul TAI! ini bukan sekadar kumpulan huruf yang konyol. Ini adalah catatan harian pahit-manis seorang komuter dari Bogor yang harus menaklukkan kerasnya kehidupan di Jakarta. Jika Anda pernah merasakan bagaimana rasanya berhimpitan di KRL saat jam sibuk, atau bagaimana satu panggilan alam bisa menghancurkan seluruh jadwal harian, maka Anda sedang memegang buku yang tepat.
Cerita ini berakar dari pengalaman nyata saya, di mana perjalanan menuju kantor berubah menjadi survival game paling epik dan memalukan. Anda akan diajak menyelami momen-momen kritis di dalam gerbong, di tengah sorotan mata orang banyak, hingga keputusan-keputusan konyol yang saya ambil demi bertahan hidup.
Saya percaya, setiap perjuangan harian kita di transportasi umum, setiap drama kecil di kantor, adalah bahan bakar tawa yang luar biasa. Melalui buku ini, saya ingin mengajak Anda untuk menertawakan kekonyolan yang pernah kita alami bersama—kekonyolan yang hanya dipahami oleh para pejuang rel dan beton.
Semoga petualangan saya ini dapat menjadi pengingat bahwa di tengah hiruk pikuk ibukota, kita tidak boleh melupakan hal-hal paling mendasar. Terima kasih sudah memilih untuk tertawa bersama.