Mata Air Keteladanan

· Mizan
10 ulasan
eBook
680
Halaman

Tentang eBook ini

Buku ini menawarkan keteladanan tokoh-tokoh berkarakter, terkategorisasi dalam kelima sila masing-masing. Tokoh-tokoh seperti Bung Karno, Bung Hatta, Sjafruddin Prawiranegara, merekalah sebagian contoh sumber mata air keteladanan Pancasila dalam perbuatan. Pembinaan dan pengembangan karakter tidak hanya dalam pengetahuan, tetapi dalam perbuatan. Merekalah sosok-sosok yang menghargai perbedaan, manusiawi dan santun, mencintai tanah airnya, demokratis, adil dan solider.


[Mizan, Expose, Politik, Sosial, Kebudayaan, Sejarah, Pancasila, Tanah Air, Dewasa, Indonesia]

Buku ini menawarkan keteladanan tokoh-tokoh berkarakter, terkategorisasi dalam kelima sila masing-masing. Tokoh-tokoh seperti Bung Karno, Bung Hatta, Sjafruddin Prawiranegara, merekalah sebagian contoh sumber mata air keteladanan Pancasila dalam perbuatan. Pembinaan dan pengembangan karakter tida...

Temukan lainnya

Rating dan ulasan

10 ulasan
Hafizah Turrahmah
22 September 2024
Beli bukunya di mna?
Apakah konten ini berguna bagi Anda?
Mas Munandar
1 Januari 2024
Terapkan
Apakah konten ini berguna bagi Anda?

Tentang pengarang

Yudi Latif adalah Ketua BPIP-Pancasila yang baru diresmikan bulan Mei 2017 oleh Presiden Jokowi. Selain itu, Ia merupakan Ketua Harian Pusat Studi Pancasila, Universitas Pancasila, Jakarta. Ia menyelesaikan pendidikan doktoralnya di The Australian National University (ANU), Australia. Salah satu karyanya yang monumental adalah Negara Paripurna: Historisitas, Rasionalitas, dan Aktualitas Pancasila (2011). Dalam rangka memperingati 44 tahun Media Indonesia (2014), buku ini dinobatkan sebagai salah satu dari 44 buku yang membawa perubahan dan mengubah Indonesia. Pergumulannya dalam pemikiran kebangsaan dan kemanusiaan membuatnya menerima sejumlah penghargaan: IFI (Islamic Fair of Indonesia) Award pada Desember 2011, untuk ketegori intelektual muda paling berpengaruh; Ikon Politik Indonesia tahun 2011 dari majalah Gatra; Nabil (Nation Building) Award pada Oktober 2012 dari Yayasan Nabil, sebagai pengakuan atas perjuangan dan pemikiran dalam menegakkan Pancasila sebagai sumbangan bagi nation building; Megawati Soekarnoputri Award pada Desember 2012, sebagai penghargaan dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan kemajemukan; dan Penghargaan Ilmu Sosial 2013 dari Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial (HIPIIS).

Yudi Latif adalah Ketua BPIP-Pancasila yang baru diresmikan bulan Mei 2017 oleh Presiden Jokowi. Selain itu, Ia merupakan Ketua Harian Pusat Studi Pancasila, Universitas Pancasila, Jakarta. Ia menyelesaikan pendidikan doktoralnya di The Australian National University (ANU), Australia. Salah satu ...

Beri rating eBook ini

Sampaikan pendapat Anda.

Informasi bacaan

Smartphone dan tablet
Instal aplikasi Google Play Buku untuk Android dan iPad/iPhone. Aplikasi akan disinkronkan secara otomatis dengan akun Anda dan dapat diakses secara online maupun offline di mana saja.
Laptop dan komputer
Anda dapat mendengarkan buku audio yang dibeli di Google Play menggunakan browser web komputer.
eReader dan perangkat lainnya
Untuk membaca di perangkat e-ink seperti Kobo eReaders, Anda perlu mendownload file dan mentransfernya ke perangkat Anda. Ikuti petunjuk Pusat bantuan yang mendetail untuk mentransfer file ke eReaders yang didukung.