Makhluk tersebut tumbuh dengan kesadaran, perasaan, dan kerinduan akan penerimaan. Penolakan sosial yang brutal membentuk kemarahannya, sementara penciptanya menolak tanggung jawab moral. Dari pembunuhan hingga pengkhianatan, hubungan pencipta dan makhluk ciptaannya menjelma menjadi lingkaran balas dendam yang menghancurkan semua yang mereka cinta.
Dibingkai oleh ekspedisi Arktik Robert Walton, Frankenstein menghadirkan tragedi ambisi ilmiah, kesepian manusia, dan kegagalan empati. Novel fenomenal ini adalah fiksi terbaik dalam tradisi Romantisisme Inggris, menyoal batas etika pengetahuan dan harga kemanusiaan ketika penciptaan dilepaskan dari tanggung jawab, menjadikannya relevan lintas zaman.