Kulit punya arah serat. Bukan mitos, bukan tips halus, ini struktur kolagen yang nyata, dan dia bekerja satu arah lebih kaku, arah tegak lurusnya lebih gampang kasih. Kalau kamu potong ikat pinggang melintang serat, dia bakal terus melar sampai lubangnya pindah dua notch. Kalau kamu potong dua tali tas dari arah yang beda, satu bulan dipakai satu sisi turun sendiri. Aku tahu ini karena aku sudah melakukan keduanya.
Yang bikin masalah ini terus berulang: di meja, lembar mentah kelihatan sama aja dari semua sisi. Arah serat tidak terlihat sampai produk dipakai berhari-hari. Pemula tidak menyalahkan arahnya, mereka nyalahin kulitnya, atau jahitannya, atau lem-nya.
Buku ini tentang cara baca arah serat sebelum memotong, tes regangan tangan yang bisa dikerjakan dalam 30 detik, ke arah mana komponen panjang harus menghadap, dan bagaimana menyilangkan arah dua lapisan supaya keduanya saling menahan bukan saling tarik. Topik-topik yang tersebar di sini mencakup arah serat kulit, regangan kulit, ikat pinggang yang melar, grain direction, leathercraft pemula, tes regangan sebelum potong, dan bend versus belly dalam satu rangkaian praktis.
Ibrahim Anwar, dikenal sebagai Hibranwar. Praktisi yang menjalankan tiga bisnis di Indonesia: distribusi pompa industri, bengkel las dan engineering, dan workshop kulit buatan tangan. Berbasis di Cileungsi, Bogor. Menulis dari sudut pandang operator lapangan, bukan konsultan. Lebih nyaman di workshop daripada di kantor.
Praktisi zettelkasten sejak 2019. Penulis lepas yang menerbitkan untuk pembaca yang ingin membaca dari operator yang punya skin in the game.
ORCID: 0009-0006-0425-4923