Mata uangnya gorengan. Manajer penagihnya menagih utang sambil makan kerupuk. CEO-nya satu orang: Alya, gadis paling pendiam di sekolah, yang bisa menulis satu kalimat dan membuat siapa pun jatuh cinta.
Kecuali perasaannya sendiri.
Sebuah komedi-romansa remaja tentang cinta, gorengan, dan satu hati yang neracanya nggak pernah balance.
Hana Putri Perdana punya dua kecintaan yang ternyata tidak sejauh yang orang kira: papan catur dan halaman cerita. Di papan catur, ia memegang gelar Master Percasi Wanita (MPW) dari PERCASI — gelar yang dikejar dengan ketekunan yang sama seperti saat ia menyusun kalimat. Keduanya, baginya, sama-sama soal membaca langkah orang lain beberapa detik sebelum mereka melangkah.
Saat ini ia menempuh studi di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia, tempat kecintaannya pada bahasa dan cerita menemukan rumahnya.
Joki Cinta lahir dari rasa penasarannya yang lama pada satu hal: bagaimana manusia menyampaikan — dan diam-diam menyembunyikan — perasaannya sendiri.
Sapa penulis dan ikuti keseharian serta caturnya di Instagram: @hanaputriperdana