Di Pasujudan Bonang

· DIVA PRESS
Ebook
272
pagine

Informazioni su questo ebook

“Kekanglah nafsu-nafsumu. Setelah kau ikat nafsumu, janganlah terlalu banyak bicara. Kata-kata yang kau gunakan untuk menyatakan kehendak sendiri, serta untuk menegaskan bahwa pendapat sendiri yang benar, dapat menyeret ke arah kesesatan.” (Sunan Bonang)

***

Kebijaksanaan Sunan Bonang tidak serta-merta ia dapatkan dari belajar agama semata. Ada sebab-sebab lain sehingga ia menjadi sangat piawai dan bijaksana dalam menyebarkan Islam di tengah masyarakat yang sudah memiliki pendidikan agama Siwa-Buddha dengan baik.

Selain itu, ada beberapa kisah penting antara Sunan Bonang dan Sunan Kalijaga yang jarang diketahui kebanyakan orang. Sebagai contoh, kisah penamaan Kalijaga bukanlah disebabkan dia bertapa menunggu tongkat di tepi sungai. Melalui Wujil, murid Sunan Bonang yang diabadikan dalam Suluk Wujil, novel ini mencoba mengungkap hal-hal tersebut dengan lebih masuk akal dan manusiawi.

“Kekanglah nafsu-nafsumu. Setelah kau ikat nafsumu, janganlah terlalu banyak bicara. Kata-kata yang kau gunakan untuk menyatakan kehendak sendiri, serta untuk menegaskan bahwa pendapat sendiri yang benar, dapat menyeret ke arah kesesatan.” (Sunan Bonang) *** Kebijaksanaan Sunan Bonang tidak serta...

Scopri di più

Valuta questo ebook

Dicci cosa ne pensi.

Informazioni sulla lettura

Smartphone e tablet
Installa l'app Google Play Libri per Android e iPad/iPhone. L'app verrà sincronizzata automaticamente con il tuo account e potrai leggere libri online oppure offline ovunque tu sia.
Laptop e computer
Puoi ascoltare gli audiolibri acquistati su Google Play usando il browser web del tuo computer.
eReader e altri dispositivi
Per leggere su dispositivi e-ink come Kobo e eReader, dovrai scaricare un file e trasferirlo sul dispositivo. Segui le istruzioni dettagliate del Centro assistenza per trasferire i file sugli eReader supportati.