Buku Zat Aditif Makanan: Manfaat dan Bahayanya mengajak pembaca mengenali berbagai jenis zat aditif yang umum digunakan dalam industri pangan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini membahas fungsi bahan tambahan pangan, mulai dari pewarna, pemanis, pengawet, antioksidan, antikempal, penyedap rasa, penguat aroma, pengatur keasaman, pemutih dan pematang tepung, pengemulsi, pemantap, pengental, hingga sekuestran.
Tidak semua zat aditif berbahaya. Sebagian zat aditif justru memiliki manfaat penting, seperti membantu mengawetkan makanan, mempertahankan mutu, memperbaiki tekstur, memperkuat rasa, memberi warna, dan menjaga kestabilan produk pangan. Namun, penggunaan yang tidak tepat, berlebihan, atau menggunakan bahan yang tidak diizinkan dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan.
Melalui buku ini, pembaca diajak memahami perbedaan antara bahan tambahan pangan alami dan sintetis, mengenali contoh-contoh zat aditif yang sering dijumpai, serta mengetahui manfaat dan potensi bahayanya. Pembahasan di dalamnya mencakup pewarna alami seperti daun suji, kunyit, bunga telang, angkak, secang, dan antosianin; pewarna sintetis seperti tartrazine, brilliant blue, rhodamin B, dan amaranth; pemanis seperti gula, madu, stevia, sakarin, aspartam, siklamat, dan sukralosa; hingga pengawet seperti natrium benzoat, natrium nitrit, asam sorbat, dan kalium benzoat.
Buku ini cocok dibaca oleh pelajar, mahasiswa, guru, pemerhati kesehatan, pelaku usaha makanan, ibu rumah tangga, serta siapa pun yang ingin lebih cermat dalam memahami komposisi makanan. Dengan bahasa yang informatif dan cakupan materi yang luas, buku ini dapat menjadi referensi praktis untuk mengenal bahan tambahan pangan dan membantu pembaca menjadi konsumen yang lebih sadar, kritis, dan bijak dalam memilih makanan.
Denny Indra Praja adalah alumnus Universitas Trunojoyo. Saat ini bekerja sebagai penyuluh pertanian pada Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Denny banyak menulis artikel dan buku-buku di bidang pertanian dan pangan.