Para kliennya, baik yang terkenal maupun orang biasa, memiliki satu kesamaan: punya rahasia kelam. Ketika suatu hari Imar mendadak hilang di tengah-tengah jamuan makan malam yang dia selenggarakan, siapa lagi yang harus disalahkan kalau bukan salah satu dari mereka?
"Ketegangannya dibangun perlahan dari awal dan misterinya sukses bikin terpana. Salah satu buku yang sukses bikin saya tercengang dari awal sampai akhir." —Vie Asano, penulis Suicide Knot
Chandra Bientang lahir di Jakarta, 17 Februari 1989. Dia menempuh pendidikan di Program Studi Filsafat Universitas Indonesia dan telah menerbitkan dua novel thriller, Dua Dini Hari dan Sang Peramal. Keduanya mendapat beberapa penghargaan di Scarlet Pen Awards (Kusala Pena Merah). Pada 2019, cerita pendeknya berjudul “Anak Kucing Leti (Leti’s Kitten)” terpilih dalam program Emerging Writers di Ubud Writers & Readers Festival. Cerpen ini kemudian terhimpun dalam buku festival Karma: A Bilingual Anthology of Indonesian Writings. Pada 2022, Chandra menerima penghargaan Ikapi Awards “Rookie of the Year”.