Sejak ibunya memilih mengakhiri hidup setelah mengetahui perselingkuhan sang ayah, Moza pergi dan meninggalkan semuanya. Terlebih ketika ayahnya justru menikahi wanita yang dulu menjadi orang ketiga dalam rumah tangga mereka.
Bertahun-tahun kemudian, kematian sang ayah memaksanya pulang.
Bukan karena rasa kehilangan, melainkan karena satu hal yang masih menjadi haknya—warisan.
Namun, ada satu syarat yang tidak pernah Moza bayangkan.
Untuk mendapatkan warisan ayahnya, Moza harus menikah dengan putra dari ibu tirinya.
Pria yang paling tidak ingin ia temui.
Suka menulis cerita happy ending.