Jerat Lensa Sang Pemangsa: Kisah Drama Dewasa: Teror Skandal Rahasia, Candu Dominasi, dan Balas Dendam yang Manis

· Love Story Publisher
Ebook
469
Pages
Eligible

About this ebook

Di balik citranya yang dingin dan tak tersentuh, seorang manajer wanita cantik menyembunyikan kehampaan dari pernikahan yang nyaris mati. Sebuah keputusan impulsif untuk mencari pelarian justru mengantarkannya ke dalam mimpi buruk di tempat kerjanya sendiri. Terjebak oleh sebuah minuman memabukkan dan rekaman rahasia yang fatal, ia kini berada dalam genggaman sang predator—dalang licik yang menggunakan jerat lensa untuk menundukkannya. Di balik dinding kubikel dan ruang rapat yang tertutup, ia dipaksa menjalani permainan dominasi yang mencekik. Namun yang paling menakutkan bukanlah ancaman skandal itu sendiri, melainkan bagaimana rasa sakit dan hinaan itu perlahan membangkitkan hasrat gelap yang tak pernah ia ketahui.

Tepat ketika ia hampir menyerah pada sangkar dosanya, sosok pria alfa bernama Raka hadir mengubah segalanya. Raka bukan sekadar tempat berlindung; ia adalah sang penyelamat yang membawa kehangatan sekaligus rencana balas dendam yang mematikan. Kisah drama dewasa ini tidak hanya menyajikan ketegangan psikologis yang menguras emosi, tetapi juga pertarungan epik untuk menghancurkan sang pemangsa. Bersama Raka, sang manajer bersiap merebut kembali kendalinya, meruntuhkan kerajaan semu di kantornya, dan menemukan kebebasan absolut melalui gairah yang tak terbatas.

Mengapa buku ini akan membuat Anda begadang:

📸 Trope Pemerasan (Blackmail) yang Intens: Ketegangan maksimal dari rahasia yang terancam terbongkar, memicu dinamika power play yang mendebarkan.

🏢 Skandal Perkantoran & Manipulasi: Menyelami sisi gelap dunia kerja di mana jabatan dan kekuasaan digunakan sebagai senjata penaklukan.

🔥 Erotisme & Psikologi Hasrat: Adegan sensual berani yang mengeksplorasi batas tipis antara kepatuhan terpaksa dan kenikmatan yang memabukkan.

🛡️ Pembalasan Manis & Sang Penyelamat: Kepuasan emosional saat tokoh wanita bangkit dari keterpurukan dan menghancurkan musuhnya bersama pria alfa yang protektif.

Apakah sang manajer mampu lolos dari jerat lensa yang mengancam karier dan hidupnya? Baca bab pertamanya sekarang, dan rasakan ketegangan hasrat yang akan membakar kewarasan Anda!

***

***

Di kantor, aku adalah Natasha, manajer penjualan yang ditakuti. Tapi di ranjang pernikahan itu? Aku hanyalah seekor burung di dalam sangkar emas. Sangkar yang membeku. (Bab 1, Pelarian di Bawah Temaram Senopati)

Raka bisa saja memaksa, tapi Raka bukanlah pria murahan yang suka memaksa wanita. Ia adalah predator kelas atas. Ia akan membuat mangsanya sendiri yang memohon untuk dimakan. (Bab 2, Batas Kewarasan yang Terbakar)

Ego dan akal sehatku berteriak menyuruhku pergi. Tapi hasratku, sang monster lapar yang selama ini dikurung dalam sangkar kesepian oleh Ardi, tertawa mengejek. (Bab 3, Sinar Pagi Penakluk Ego)

Malam ini, aku mencapai puncak kenikmatan fisik, tapi batin dan jiwaku benar-benar mati kedinginan di dalam sangkar kemewahan ini. (Bab 4, Dinginnya Ranjang Pernikahan)

Kerja adalah pelarianku. Kekuasaan di meja rapat ini adalah satu-satunya hal yang membuatku merasa berharga. (Bab 5, Penguasa Meja Rapat)

Uang tidak bisa membeli kehangatan, Vino. Apa gunanya bonus besar dan apartemen mewah kalau kasurmu rasanya seperti kuburan es? (Bab 6, Jebakan di Balik Gelas Bujukan)

Akal sehatku memberontak keras. Aku membenci perlakuan kasarnya. Tapi pengkhianatan terbesar malam ini bukanlah dari suamiku, melainkan dari tubuhku sendiri. (Bab 7, Petaka Terekam Lensa)

Mulai detik ini, Ibu bukan lagi atasan saya. Di dalam ruangan ini, di mana pun saya mau, Ibu adalah pelacur pribadi saya. (Bab 8, Teror di Balik Kubikel)

Sangkar ini telah tertutup rapat, dan aku sendirian terjebak di dalamnya, melolong meminta lebih. (Bab 9, Nyeri yang Menjelma Nikmat)

Kapan pun kamu butuh seseorang untuk menghancurkan pria yang menyakitimu... datanglah padaku. Aku tidak akan membiarkan siapa pun terus-menerus menjadikanmu korban. (Bab 10, Uluran Tangan Penuh Tanya)

Gedung perkantoran mewah ini tak lagi terasa seperti tempatku membangun karier, melainkan sebuah labirin penyiksaan di mana aku adalah tikus putih yang terjebak. (Bab 11, Dominasi Tanpa Jeda)

Vino pikir dia telah menaklukkanku. Dia lupa bahwa singa betina yang terluka adalah makhluk yang paling mematikan. (Bab 12, Ambang Kehancuran)

Saat seorang narsistik merasa berada di puncak kekuasaannya, itulah saat di mana mereka paling ceroboh dan gampang membual. (Bab 13, Rencana Sang Penolong)

Tolong buat aku lupa. Sentuh aku, Raka. Rusak aku dengan caramu sendiri, sebelum aku benar-benar menjadi gila. (Bab 14, Pertemuan Tak Terduga)

Aku tidak mau menjadi pihak yang pasrah. Di ruangan ini, bersama Raka, aku ingin mengambil kembali takhtaku. (Bab 15, Pelampiasan Sang Nyonya)

Aku memainkan peranku dengan sangat sempurna. Wanita korban yang telah hancur dan kini mengemis pada penyiksanya. (Bab 16, Memainkan Peran Mangsa)

Aku hanya memberimu tiket VVIP untuk menikmati pertunjukan malam ini. Karena mulai detik ini, akulah yang menjadi sutradaranya. (Bab 17, Undangan ke Sangkar Baru)

Kepuasan melihat sang predator berada di bawah kendaliku adalah afrodisiak yang jauh lebih kuat daripada obat perangsang mana pun. (Bab 18, Tali Pengikat Keangkuhan)

Pengkhianatan Vino adalah pelecehan fisik. Namun pengkhianatan Nico... itu adalah pemerkosaan psikologis yang jauh lebih biadab. (Bab 19, Kebenaran yang Membusuk)

Kau yang membangun sangkar ini untukku, maka kaulah yang akan mati membusuk di dalamnya malam ini. (Bab 20, Selamat Datang, Pahlawan)

Dua predator itu kini telah menjadi tawanan abadiku, dan aku, Natasha, akhirnya mendapatkan kembali kunci kebebasanku. (Bab 21, Hukuman untuk Sang Dalang)

Kau membiarkan rahimku kelaparan. Kau membuatku merasa seperti wanita paling hina dan tak berharga di dunia ini. (Bab 22, Runtuhnya Kerajaan Semu)

Pertarungan dominasi di atas ranjang baru saja akan dimulai, dan kali ini, tak ada lagi air mata ketakutan, yang ada hanyalah peluh gairah dari dua penguasa. (Bab 23, Pelarian Sang Ratu)

Malam ini tidak ada dominasi sepihak. Tidak ada paksaan. Yang ada hanyalah penyerahan diri secara total dari dua manusia yang saling mendambakan. (Bab 24, Kebebasan Bertabur Keringat)

Sangkar emas itu telah lama hancur, dan kini, aku bertahta di atas singgasana tanpa batas, menikmati setiap tetes kebebasan dan kenikmatan yang menjadi hakku seutuhnya. (Bab 25, Singgasana Tanpa Batas)

Di balik citranya yang dingin dan tak tersentuh, seorang manajer wanita cantik menyembunyikan kehampaan dari pernikahan yang nyaris mati. Sebuah keputusan impulsif untuk mencari pelarian justru mengantarkannya ke dalam mimpi buruk di tempat kerjanya sendiri. Terjebak oleh sebuah minuman memabukka...

Discover more

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.