Detak di Balik Dinding: Kisah Romansa Terlarang, Pengkhianatan Tak Terduga, dan Pilihan Nekat Demi Sebuah Cinta Nyata

· Love Story Publisher
3 reviews
Ebook
247
Pages
Eligible

About this ebook

Apa jadinya jika satu-satunya cara bertahan dalam pernikahan tanpa cinta adalah dengan menyerahkan diri pada gairah terlarang yang membara?

Anggun terjebak dalam kehidupan rumah tangga yang dingin dan hampa. Menjadi istri yang terabaikan, ia mencari pelarian dengan bekerja sebagai kasir di sebuah minimarket. Di lorong-lorong sempit itulah, ia menemukan apa yang selama ini hilang dari hidupnya: kehangatan, perhatian, dan tatapan memuja dari Yose, rekan kerjanya yang menawan. Sebuah insiden tak terduga yang mengurung mereka semalaman di balik pintu gudang akhirnya memicu ledakan hasrat yang tak lagi bisa dibendung. Malam itu mengubah segalanya, menyeret Anggun ke dalam pusaran kisah cinta terlarang yang memabukkan dan penuh tensi.

Namun, ketika sebuah pengkhianatan tak terduga dari sang suami terungkap, dunia Anggun jungkir balik. Kepindahannya ke sebuah sangkar emas di Surabaya memaksanya menghadapi kenyataan pahit tentang ilusi janji sucinya. Di persimpangan antara kenyamanan fasilitas mewah dan pilihan nekat demi sebuah cinta nyata, Anggun harus memutuskan: akankah ia terus hidup dalam kebohongan yang aman, atau mempertaruhkan segalanya demi pria yang rela menyeberangi lautan untuk menemukannya?

Dalam novel romansa dewasa yang emosional dan sensual ini, Anda akan menemukan:

● 🔥 Gairah Terlarang di Tempat Kerja: Chemistry yang intens dan berani, tumbuh diam-diam di antara rak minimarket dan ruang ganti yang sempit.

● 💔 Realita Pernikahan Palsu: Mengupas tuntas luka psikologis, rasa sepi, dan rahasia gelap di balik sebuah pernikahan yang tampak sempurna.

● ❤️‍🔥 Perjuangan Cinta yang Nekat: Dinamika karakter yang mendalam tentang keberanian mendobrak norma demi memperjuangkan kebahagiaan sejati.

Jangan lewatkan kisah penuh intrik yang akan mengaduk-aduk emosi dan membuat dada Anda berdebar ini. Baca sampel gratisnya sekarang dan temukan ke mana takdir akan membawa Anggun!

***

“Satu kalimatnya, sebuah bisikan perpisahan yang kejam sekaligus sopan, terasa lebih menghina daripada makian mana pun.” (Bab 1, Guncangan di Gerbong Terakhir)

“Aku tidak membayangkan Mas Dharma. Aku membayangkan pria asing itu. Aku membayangkan penisnya yang besar dan keras, tangannya yang nakal, dan arogansinya yang memabukkan.” (Bab 2, Ranjang yang Dingin)

“Di sanalah aku pertama kali melihatnya. Yose. Ia tidak setampan pria di KRL, tidak seberwibawa Mas Dharma. Ia biasa saja. Tapi ada sesuatu pada senyumnya yang tipis dan matanya yang teduh, sesuatu yang membuatku merasa... aman.” (Bab 3, Hari Pertama di Lorong Harapan)

“Cincin kawin yang melingkar di jari manisnya adalah sebuah benteng yang tidak berani ia langkahi. Sebuah pengingat menyakitkan bahwa wanita secantik dan serapuh itu sudah menjadi milik orang lain.” (Bab 4, Sepasang Mata yang Memperhatikan)

“Tubuhku terpuaskan hingga ke titik puncak, tapi anehnya, jiwaku terasa lebih lapar, lebih kosong dari sebelumnya.” (Bab 5, Pelampiasan yang Hampa)

“Di sanalah kami berdiri, di dalam kotak besi yang pengap, terputus dari dunia luar. Dua orang asing yang berbagi rahasia kecil, kini terpaksa berbagi ruang, waktu, dan ketegangan yang pekat.” (Bab 6, Terjebak di Antara Kardus)

“Ini bukan seperti dengan Ridwan. Ini bukan penaklukan. Ini adalah penyatuan dua jiwa yang sama-sama tersesat.” (Bab 7, Hasrat di Balik Pintu Gudang)

“Aku telah menghancurkan wanita ini. Aku telah menyeretnya ke dalam lumpur yang sama denganku. Apa yang telah aku lakukan?” (Bab 8, Pagi yang Canggung)

“Risiko ketahuan itu, bahaya itu, ternyata terasa seperti afrodisiak paling kuat.” (Bab 9, Curi-Curi di Ruang Ganti)

“Malam itu, ranjang itu bukan lagi milikku dan Dharma. Itu menjadi milikku dan Yose.” (Bab 10, Mengambil Alih Ranjang Tuan Rumah)

“Amarah tidak ada. Sakit hati pun tidak. Yang ada hanyalah keheningan yang dingin dan sebuah kepastian yang membebaskan. Permainan ini akan segera berakhir. Dan aku, akan menjadi pemenangnya.” (Bab 11, Jejak di Ranjang Kami)

“Aku tidak pernah mau punya anak darimu, Anggun. Dan kalau kamu terus-terusan merepotkan seperti ini, mungkin memang lebih baik kita tidak usah bersama lagi.” (Bab 12, Dinding yang Semakin Tinggi)

“Setiap hentakan adalah sebuah protes terhadap takdir. Setiap desahan adalah sebuah teriakan yang tak bersuara.” (Bab 13, Ciuman Rasa Perpisahan)

“Aku telah memilih sangkar emas ini daripada kebebasan yang sempat kurasakan di pelukan Yose. Aku telah menukar gairah yang nyata dengan keamanan yang palsu.” (Bab 14, Sangkar Emas di Kota Pahlawan)

“Ini bukan kebetulan. Ini bukan takdir. Ini adalah sebuah pilihan. Pilihan nekat yang ia buat.” (Bab 15, Takdir di Persimpangan Jalan)

“Sangkar emasku tidak dihancurkan. Pintunya hanya dibukakan lebar-lebar untukku.” (Bab 16, Kesepakatan Tiga Arah)

“Ini bukanlah akhir yang kuimpikan. Ini jauh lebih rumit, lebih berantakan, dan lebih nyata. Ini adalah fajar yang baru. Dan aku siap untuk menyambutnya.” (Bab 17, Fajar yang Baru)

***

Apa jadinya jika satu-satunya cara bertahan dalam pernikahan tanpa cinta adalah dengan menyerahkan diri pada gairah terlarang yang membara? Anggun terjebak dalam kehidupan rumah tangga yang dingin dan hampa. Menjadi istri yang terabaikan, ia mencari pelarian dengan bekerja sebagai kasir di sebua...

Discover more

Ratings and reviews

3 reviews

Rate this ebook

Tell us what you think.

Reading information

Smartphones and tablets
Install the Google Play Books app for Android and iPad/iPhone. It syncs automatically with your account and allows you to read online or offline wherever you are.
Laptops and computers
You can listen to audiobooks purchased on Google Play using your computer's web browser.
eReaders and other devices
To read on e-ink devices like Kobo eReaders, you'll need to download a file and transfer it to your device. Follow the detailed Help Center instructions to transfer the files to supported eReaders.